KPK harus berani merubah sistem

Selasa, 25 September 2012 - 08:27 WIB
KPK harus berani merubah...
KPK harus berani merubah sistem
A A A
Sindonews.com - Maraknya kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntasan korupsi, tidak selamanya berjalan lancar dengan para penegak hukum seperti Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mabes Polri. Pasalnya, tidak jarang kedua lembaga hukum itu membuat KPK merasa tersandra.

Menurut Pengamat Hukuk Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Andi Syafrani, sangat menyayangkan upaya pelemahan itu, ditambah yang melemahkan adalah sesama penegak hukum lainnya.

"Sepertinya upaya pelemahan institusi KPK dilakukan secara sistematis oleh institusi hukum lainnya yang jadi backbone KPK," kata Andi dalam pesan singkatnya kepada sindonews, Selasa (25/9/2012).

Andi kemudian mencontohkan hal tersebut kepada ancaman yang ditujukan para penyidik polisi yang ada di KPK agar kembali ke institusinya. Menurutnya, hal itu merupakan lebih mementingkan institusinya dibanding kepentingan yang jauh lebih besar dari itu.

"Gesekan sesama penegak hukum sulit dihindari ketika kepentingan mereka sendiri yang jadi taruhan. Inilah situasi penegakan hukum kita dimana lembaga penegak hukumnya masih bisa melepas kepentingan institusinya untuk kepentingan publik yang jauh lebih luas," tegasnya.

Dia menambahkan, sudah seharusnya ada perubahan sistem dan undang-undang yang membantu KPK untuk menguatkan posisinya dalam melakukan tugas penegakan hukumnya.

"Jika memang harus merubah untuk memperkuat fungsi, itu harus dilakukan. Bukan sebaliknya, merubah untuk memperlemah. DPR harus mendengar hati dan suara rakyat untuk penuntasan korupsi di KPK," tandasnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Mabes Polri menarik 20 anak buahnya yang sedang bertugas di KPK, banyak dugaan itu untuk melemahkan KPK. Oleh sebab itu KPK diminta memiliki penyidik sendiri untuk menjaga independensi KPK dalam menyelesaikan tugasnya memberantas korupsi.
(mhd)
Berita Terkait
Profil Aryanto Sutadi,...
Profil Aryanto Sutadi, Purnawirawan Polri yang Sempat Maju Capim KPK
Polri Rekomendasikan...
Polri Rekomendasikan 4 Pati Seleksi Capim dan Dewas KPK
Pernyataan Lengkap Brigjen...
Pernyataan Lengkap Brigjen Endar Priantoro Usai Dicopot dari Direktur Penyelidikan KPK
Polri Siapkan Posisi...
Polri Siapkan Posisi untuk 57 Mantan Pegawai KPK
Firli Bahuri Lantik...
Firli Bahuri Lantik 2 Deputi KPK, Salah Satunya Jenderal Polisi
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Berita Terkini
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved