KPK periksa mantan Rektor UI
Rabu, 19 September 2012 - 02:11 WIB
KPK periksa mantan Rektor UI
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa mantan Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Soemantri, terkait dugaan kasus korupsi keuangan di kampus tersebut.
Gumilar yang berhasil lolos dari perhatian wartawan yang ada di gedung KPK pun terjadi. Namun, pihak KPK pun membenarkan jika Gumilar sudah memenuhi panggilan lembaga superbody tersebut.
"Benar yang bersangkutan dimintai keterangan untuk penyelidikan korupsi di UI," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi, Selasa (18/9/2012).
Seperti diketahui sebelumnya, keluarga besar UI yang tergabung dalam 'Save UI' melaporkan dugaan korupsi Gumilar kepada KPK.
Hal yang disampaikan terkait tidak transparannya laporan keuangan UI, khususnya dalam proyek pembangunan boulevard dan perpustakaan serta biaya perjalanan dinas rektor ke luar negeri.
Pada kesempatan terpisah, Gumilar mengatakan, laporan keuangan dan tata kelola UI sangat transparan dan akuntabel. Katanya, laporan keuangan UI sejak tahun 2008 hingga 2010 telah diaudit oleh akuntan publik yang ditunjuk Majelis Wali Amanat (MWA) melalui proses tender terbuka.
Audit eksternal itu, menurut dia, memberikan penilaian tertinggi bagi laporan keuangan UI, yaitu wajar tanpa pengecualian.
Gumilar yang berhasil lolos dari perhatian wartawan yang ada di gedung KPK pun terjadi. Namun, pihak KPK pun membenarkan jika Gumilar sudah memenuhi panggilan lembaga superbody tersebut.
"Benar yang bersangkutan dimintai keterangan untuk penyelidikan korupsi di UI," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi, Selasa (18/9/2012).
Seperti diketahui sebelumnya, keluarga besar UI yang tergabung dalam 'Save UI' melaporkan dugaan korupsi Gumilar kepada KPK.
Hal yang disampaikan terkait tidak transparannya laporan keuangan UI, khususnya dalam proyek pembangunan boulevard dan perpustakaan serta biaya perjalanan dinas rektor ke luar negeri.
Pada kesempatan terpisah, Gumilar mengatakan, laporan keuangan dan tata kelola UI sangat transparan dan akuntabel. Katanya, laporan keuangan UI sejak tahun 2008 hingga 2010 telah diaudit oleh akuntan publik yang ditunjuk Majelis Wali Amanat (MWA) melalui proses tender terbuka.
Audit eksternal itu, menurut dia, memberikan penilaian tertinggi bagi laporan keuangan UI, yaitu wajar tanpa pengecualian.
(mhd)