Jokowi harus urus ulah ormas di Solo

Senin, 17 September 2012 - 15:28 WIB
Jokowi harus urus ulah...
Jokowi harus urus ulah ormas di Solo
A A A
Sindonews.com - Penutupan paksa restoran cepat saji asal Amerika di Solo, Jawa Tengah, harus ditanggapi serius oleh Wali Kota Solo Joko Widodo. Indonesian Police Watch (IPW) menegaskan agar Jokowi menekan kepolisian agar bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, sejumlah ormas yang memprotes penayangan film yang menghina Islam di YouTube menutup paksa Mc Donald, KFC dan tempat-tempat lain yang berbau Amerika di Singosaren, Kelurahan Kemlayan, Solo, Jawa Tengah.

"Aksi nekat oknum ormas ini terjadi karena polisi cenderung melakukan pembiaran. Jika cara-cara ini tetap dibiarkan dikhawatirkan muncul kejengkelan masyarakat yang kemudian melakukan perlawanan hingga terjadi benturan horizontal di Solo," ungkap Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan resminya yang diterima Sindonews, Senin (17/9/2012).

Padahal, kata dia, sebelumnya situasi Solo sudah sangat panas, dengan adanya penembakan terhadap polisi dan penyergapan teroris yang berujung tewasnya seorang anggota polisi.

Selain itu, jika hal ini dibiarkan maka akan mengancam stabilitas Kota Solo. Apalagi aksi penyegalan tersebut dibarengi dengan pemukulan dan korban sudah melapor ke kepolisian.

Melihat kinerja buruk Kapolresta Solo, IPW mengusulkan sudah waktunya Kapolri mengevaluasi Kapolresta Solo agar tidak terjadi lagi kasus-kasus negatif di Solo.

IPW juga mengimbau, agar Wali Kota Solo Jokowi jangan hanya sibuk mengurus Pilkada Jakarta. Sebagai Wali Kota Solo, Jokowi perlu mendesak kepolisian bersikap profesional.

Ia juga menyarankan agar Jokowi melaporkan hal ini ke DPP PDIP, Fraksi PDIP DPR dan di Komisi III DPR RI agar mereka juga ikut menekan Kapolri, Wakapolri, dan Kapolda dalam mengendalikan situasi kamtibmas di Solo.

"Jika tidak, kami khawatir konflik di Solo akan kembali muncul dan berkembang lebih luas," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Sidoarjo Digeledah
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Cegah Gangguan Keamanan...
Cegah Gangguan Keamanan di Rutan, Petugas Geledah Kamar Napi
Jelang Nataru, Kapolsek...
Jelang Nataru, Kapolsek Jagakarsa Minta Masyarakat Waspadai Gangguan Keamanan
Polres Bandara Soetta...
Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved