Abu Toto serahkan diri diantar orangtua
Kamis, 13 September 2012 - 14:48 WIB
Abu Toto serahkan diri diantar orangtua
A
A
A
Sindonews.com - Seorang terduga teroris yang lari bersama M Thoriq, Yusuf Rizaldi alias Abu Toto saat ledakan di kawasan Beji, Depok, menyerahkan diri ke pihak kepolisian atas perintah orangtuanya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Yusuf Rizaldi alias Abu Toto memang menyerahkan diri atas dorongan orang tuanya. Bahkan Yusuf diantar oleh orangtuanya saat menyerahkan diri.
"Dikarenakan orangtuanya melihat adanya berita tentang anaknya di TV. Jadi ketika mengetahui hal ini, orangtuanya mendorong anaknya segera (menyerahkan diri). Informasinya juga orang tua Yusuf ikut mengantar ke kantor polisi," katanya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2012).
Yusuf sendiri menyerahkan diri pada Rabu, 12 September 2012 lalu ke kantor kepolisian di Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara, sekira 13.30 WIB.
Setelah dilakukan investigasi oleh petugas, diketahui apa yang diceritakan oleh orang yang mengaku Yusuf tersebut memiliki kemiripan dengan peristiwa yang terjadi di Beji, Depok. Setelah itu, Kapolda Sumut langsung mengontak tim Mabes Polri di Jakarta untuk melakukan konfirmasi.
"Lalu kemudian dilakukan investigasi oleh petugas kita, dan memang dari ceritanya ada kemiripan dengan peristiwa yang terjadi di Beji, Depok. Pada saat itulah Kapolda Sumut menghubungi tim kita untuk mengkonfirmasi terhadap pemeriksaan saudara Thoriq di Jakarta," tandasnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, Yusuf Rizaldi alias Abu Toto memang menyerahkan diri atas dorongan orang tuanya. Bahkan Yusuf diantar oleh orangtuanya saat menyerahkan diri.
"Dikarenakan orangtuanya melihat adanya berita tentang anaknya di TV. Jadi ketika mengetahui hal ini, orangtuanya mendorong anaknya segera (menyerahkan diri). Informasinya juga orang tua Yusuf ikut mengantar ke kantor polisi," katanya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2012).
Yusuf sendiri menyerahkan diri pada Rabu, 12 September 2012 lalu ke kantor kepolisian di Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara, sekira 13.30 WIB.
Setelah dilakukan investigasi oleh petugas, diketahui apa yang diceritakan oleh orang yang mengaku Yusuf tersebut memiliki kemiripan dengan peristiwa yang terjadi di Beji, Depok. Setelah itu, Kapolda Sumut langsung mengontak tim Mabes Polri di Jakarta untuk melakukan konfirmasi.
"Lalu kemudian dilakukan investigasi oleh petugas kita, dan memang dari ceritanya ada kemiripan dengan peristiwa yang terjadi di Beji, Depok. Pada saat itulah Kapolda Sumut menghubungi tim kita untuk mengkonfirmasi terhadap pemeriksaan saudara Thoriq di Jakarta," tandasnya.
(lil)