Polri pastikan Mr X adalah Wahyu Ristanto
Kamis, 13 September 2012 - 14:32 WIB
Polri pastikan Mr X adalah Wahyu Ristanto
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri sudah memastikan identitas Mr X, terduga teroris yang meninggal kemarin sore di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Mr X tersebut adalah Anwar atau Wahyu Ristanto.
Fakta ini diperoleh berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Berdasarkan hasil tes sample DNA dari orangtua Wahyu itu, positif dengan Mr X.
"Satu jam setelah meninggal dunia, hasil dari DNA ini dapat dipastikan bahwa memang benar sesuai dengan keterangan dari KTP nya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Wahyu sendiri merupakan anak biologis dari pasangan Jatmiko dan Warihim. Bahkan, infonya, kedua orang ini sudah tiba di Jakarta untuk melakukan pengurusan terhadap jenazah putra mereka.
"Sedang dibicarakan apakah akan dibawa ke kampung halaman di Karang Anyar, dan apakah akan dimakamkan di Jakarta. Kita belum ada keputusan lebih lanjut, masih dibicarakan dengan pihak keluarga," jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Rabu 12 September 2012, salah satu tersangka teroris yang juga merupakan salah satu korban ledakan di Beji, Depok, beberapa waktu lalu, Anwar atau Wahyu Ristanto meninggal dunia.
Dia meninggal pada pukul 15.35 WIB di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Wahyu meninggal karena fungsi ginjal yang tidak berfungsi maksimal dan trauma inhalasi saluran pernafasan, dimana paru-paru terlalu banyak mengisap dari CO2.
Hal itu merupakan dampak dari pembakaran yang dialami korban. Diketahui di bagian wajah, Wahyu menderita luka bakar mencapai 40 persen.
Fakta ini diperoleh berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Berdasarkan hasil tes sample DNA dari orangtua Wahyu itu, positif dengan Mr X.
"Satu jam setelah meninggal dunia, hasil dari DNA ini dapat dipastikan bahwa memang benar sesuai dengan keterangan dari KTP nya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Wahyu sendiri merupakan anak biologis dari pasangan Jatmiko dan Warihim. Bahkan, infonya, kedua orang ini sudah tiba di Jakarta untuk melakukan pengurusan terhadap jenazah putra mereka.
"Sedang dibicarakan apakah akan dibawa ke kampung halaman di Karang Anyar, dan apakah akan dimakamkan di Jakarta. Kita belum ada keputusan lebih lanjut, masih dibicarakan dengan pihak keluarga," jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Rabu 12 September 2012, salah satu tersangka teroris yang juga merupakan salah satu korban ledakan di Beji, Depok, beberapa waktu lalu, Anwar atau Wahyu Ristanto meninggal dunia.
Dia meninggal pada pukul 15.35 WIB di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Wahyu meninggal karena fungsi ginjal yang tidak berfungsi maksimal dan trauma inhalasi saluran pernafasan, dimana paru-paru terlalu banyak mengisap dari CO2.
Hal itu merupakan dampak dari pembakaran yang dialami korban. Diketahui di bagian wajah, Wahyu menderita luka bakar mencapai 40 persen.
(kur)