Inilah barang bukti dari kontrakan bom Depok
Rabu, 12 September 2012 - 14:34 WIB
Inilah barang bukti dari kontrakan bom Depok
A
A
A
Sindonews.com - Dalam penggerebekan rumah kontrakan di Kampung Warung Jambu RT 03 RW 08, Desa Susukan, Bojong Gede, Bogor, beberapa waktu lalu, Tim Densus 88 mengangkut belasan karung barang bukti.
Dari rumah kontrakan yang diketahui disewa oleh Anwar alias W yang merupakan rekan dari M Thoriq, petugas berhasil mengamankan puluhan barang bukti yang dimasukkan ke dalam 16 kantong plastik.
Kantong pertama berisikan satu buah batere alkaline 1,5v, empat per kuningan, satu buah batre ABC kotak 9v, dan satu buah peredam.
Lalu kantong kedua berisikan tiga buah sedotan timah, dua buah solder hitam dan biru merek Gluegun, satu buah multitester digital, dua buah kotak plastik hitam, dan multitester merek digital multitester DT 83G-8
Kantong tiga berisikan delapan buku jihad yang diantaranya berjudul Uzlah jalan terakhir karangan Salman Al-Audahdan, Jihadku karangan Imam Samudra, dan satu buah buku panduan bahasa inggris dan dokumen pribadi atas nama Wahyu Ristanto.
Di kantong keempat, berisikan dokumen nomor telepon dan dokumen merakit bom. Di kantong lima berisikan sarung tangan. Di kantong enam, berisikan dua buah kepala charger hitam, satu buah spidol merah, satu buah kotak kecil plastik.
Di kantong tujuh terdapat dua buah buku tulis, dua buah CD, lima buah obeng kecil, dan satu buah lakban putih. Di kantong delapan, terdapat dua buah tutup toples. Di kantong 11 berisikan satu buah Al-quran terjemahan.
Di dalam kantong berikutnya, terdapat tiga buah gelas ukur, satu buah toples isi kacang tanah, dua buah toples, satu buah spidol, satu buah toples nissin, satu buah kalkulator, satu buah minyak GPU.
Di kantong tiga belas terdapat satu buah kardus mie instan, empat buah masker, satu buah sarung pistol, satu buah tali, dua buah gelas ukur, satu buah magazine 9mm, satu buah lem besi, satu buah per, satu buah besi bulat.
Lalu, di kantong empat belas terdapat satu buah lem paralon, lima buah gergaji besi, dua buah potongan plastik biru, satu buah amplas, satu buah kunci inggris, satu buah penggaris siku, satu buah doblestik, satu buah solder, satu buah bor tangan.
Sedangkan di kantong lima belas terdapat satu buah tempat CD, satu buah kepala charger, satu buah buku pendukung. Di kantong enam belas berisikan satu buah kotak kosong pencil Joyko, satu buah tas kertas handphone, selembar bon TB Sanjaya Teknik. Di kantong tujuh belas terdapat satu buah gelas ukur plastik, tiga buah plat besi 30 x 30, dua buah pipa besi dan plat besi. Dan di kantong terakhir terdapat pengharum ruangan.
Diketahui jika masih ada barang bukti lain yang ada. Namun, barang bukti tersebut berupa bahan peledak dan bahan kimia yang harus diteliti dan diamankan terlebih dahulu.
"Kalau bahan peledaknya dibawa ke Gegana. Kalau bahan kimia dibawa ke Puslabfor," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2012).
Dari rumah kontrakan yang diketahui disewa oleh Anwar alias W yang merupakan rekan dari M Thoriq, petugas berhasil mengamankan puluhan barang bukti yang dimasukkan ke dalam 16 kantong plastik.
Kantong pertama berisikan satu buah batere alkaline 1,5v, empat per kuningan, satu buah batre ABC kotak 9v, dan satu buah peredam.
Lalu kantong kedua berisikan tiga buah sedotan timah, dua buah solder hitam dan biru merek Gluegun, satu buah multitester digital, dua buah kotak plastik hitam, dan multitester merek digital multitester DT 83G-8
Kantong tiga berisikan delapan buku jihad yang diantaranya berjudul Uzlah jalan terakhir karangan Salman Al-Audahdan, Jihadku karangan Imam Samudra, dan satu buah buku panduan bahasa inggris dan dokumen pribadi atas nama Wahyu Ristanto.
Di kantong keempat, berisikan dokumen nomor telepon dan dokumen merakit bom. Di kantong lima berisikan sarung tangan. Di kantong enam, berisikan dua buah kepala charger hitam, satu buah spidol merah, satu buah kotak kecil plastik.
Di kantong tujuh terdapat dua buah buku tulis, dua buah CD, lima buah obeng kecil, dan satu buah lakban putih. Di kantong delapan, terdapat dua buah tutup toples. Di kantong 11 berisikan satu buah Al-quran terjemahan.
Di dalam kantong berikutnya, terdapat tiga buah gelas ukur, satu buah toples isi kacang tanah, dua buah toples, satu buah spidol, satu buah toples nissin, satu buah kalkulator, satu buah minyak GPU.
Di kantong tiga belas terdapat satu buah kardus mie instan, empat buah masker, satu buah sarung pistol, satu buah tali, dua buah gelas ukur, satu buah magazine 9mm, satu buah lem besi, satu buah per, satu buah besi bulat.
Lalu, di kantong empat belas terdapat satu buah lem paralon, lima buah gergaji besi, dua buah potongan plastik biru, satu buah amplas, satu buah kunci inggris, satu buah penggaris siku, satu buah doblestik, satu buah solder, satu buah bor tangan.
Sedangkan di kantong lima belas terdapat satu buah tempat CD, satu buah kepala charger, satu buah buku pendukung. Di kantong enam belas berisikan satu buah kotak kosong pencil Joyko, satu buah tas kertas handphone, selembar bon TB Sanjaya Teknik. Di kantong tujuh belas terdapat satu buah gelas ukur plastik, tiga buah plat besi 30 x 30, dua buah pipa besi dan plat besi. Dan di kantong terakhir terdapat pengharum ruangan.
Diketahui jika masih ada barang bukti lain yang ada. Namun, barang bukti tersebut berupa bahan peledak dan bahan kimia yang harus diteliti dan diamankan terlebih dahulu.
"Kalau bahan peledaknya dibawa ke Gegana. Kalau bahan kimia dibawa ke Puslabfor," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2012).
(ysw)