Peran RT/RW dalam kamtibmas harus dikembalikan
Selasa, 11 September 2012 - 21:33 WIB
Peran RT/RW dalam kamtibmas harus dikembalikan
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku terorisme yang pandai berkamuflase di tengah warga masyarakat menjadi salah satu kesulitan bagi pihak kepolisian untuk mendeteksi para pelaku terorisme tersebut.
Karena itulah, peran masyarakat di dalamnya harus ditingkatkan. Terutama peran daripada ketua RT/RW lingkungan masing-masing yang berperan penting untuk memantau lingkungan sekitar yang dipimpinnya termasuk warga yang tinggal di daerah tersebut.
"Kita kembalikan peran-peran RT/RW ini agar kembali kepada fungsinya. Banyak kejadian-kejadian ini terjadi karena ketidakpekaan kepada sekitar," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S. Rajab dalam acara silaturrahmi jajaran pejabat Polda Metro Jaya dengan pejabat pemerintahan daerah DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan (Tangsel) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Peran RT/RW sangat penting karena warga masyarakat dalam kesehariannya berhubungan langsung dengan RT/RW setempat. Terutama terkait dengan pembuatan KTP yang merupakan tiket masuk untuk dapat membuat kartu-kartu pemerintahan lainnya seperti paspor dan lainnya.
"Kejahatan-kejahatan terorisme ini dan kejahatan yang lain ini mudah sekali punya KTP. Punya KTP empat, lima ini mudah sekali," kata Untung.
Pukul 13.00 WIB siang tadi, jajaran pimpinan Polda Metro Jaya mengadakan silaturrahmi dengan jajaran pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangsel.
Terlihat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wali Kota Tangsel, Airin hadir di tengah-tengah tamu undangan. Namun, pimpinan dari DKI Jakarta dan Depok tidak terlihat, hanya perwakilannya saja yang ada.
Pertemuan ini sendiri dimaksudkan untuk menjalin kerjasama yang lebih kuat antara pihak kepolisian dengan pejabat pemerintah daerah kota masing-masing dalam menjaga Kamtibmas. Terutama yang berkaitan dengan ancaman terorisme yang makin marak akhir-akhir belakangan ini.
Karena itulah, peran masyarakat di dalamnya harus ditingkatkan. Terutama peran daripada ketua RT/RW lingkungan masing-masing yang berperan penting untuk memantau lingkungan sekitar yang dipimpinnya termasuk warga yang tinggal di daerah tersebut.
"Kita kembalikan peran-peran RT/RW ini agar kembali kepada fungsinya. Banyak kejadian-kejadian ini terjadi karena ketidakpekaan kepada sekitar," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S. Rajab dalam acara silaturrahmi jajaran pejabat Polda Metro Jaya dengan pejabat pemerintahan daerah DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan (Tangsel) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Peran RT/RW sangat penting karena warga masyarakat dalam kesehariannya berhubungan langsung dengan RT/RW setempat. Terutama terkait dengan pembuatan KTP yang merupakan tiket masuk untuk dapat membuat kartu-kartu pemerintahan lainnya seperti paspor dan lainnya.
"Kejahatan-kejahatan terorisme ini dan kejahatan yang lain ini mudah sekali punya KTP. Punya KTP empat, lima ini mudah sekali," kata Untung.
Pukul 13.00 WIB siang tadi, jajaran pimpinan Polda Metro Jaya mengadakan silaturrahmi dengan jajaran pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangsel.
Terlihat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wali Kota Tangsel, Airin hadir di tengah-tengah tamu undangan. Namun, pimpinan dari DKI Jakarta dan Depok tidak terlihat, hanya perwakilannya saja yang ada.
Pertemuan ini sendiri dimaksudkan untuk menjalin kerjasama yang lebih kuat antara pihak kepolisian dengan pejabat pemerintah daerah kota masing-masing dalam menjaga Kamtibmas. Terutama yang berkaitan dengan ancaman terorisme yang makin marak akhir-akhir belakangan ini.
(azh)