Wajah 'seram' polisi harus diubah
Selasa, 11 September 2012 - 17:43 WIB
Wajah 'seram' polisi harus diubah
A
A
A
Sindonews.com - Untuk lebih dekat ke masyarakat, kesan angker yang selama ini melekat harus ditanggalkan. Sudah saatnya polisi lebih humanis agar bisa berbaur ke tengah masyarakat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab mengimbau, seluruh jajaran polisi untuk kembali menjalankan tugas dan perannya terutama terkait masalah keamanan masyarakat.
"Kita harus membuka 'topeng' wajah polisi yang menyeramkan," tegasnya dalam acara silaturahmi jajaran pejabat Polda Metro Jaya dengan pejabat pemerintahan daerah DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan (Tangsel) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Ia mengingatkan untuk bersama-sama kembali untuk menyentuh tugasnya masing-masing. Bagaimana RT, Kamtibmas, dan Polres bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Bahkan, khusus untuk petugas Binaan Masyarakat (Binmas), Untung menyarankan agar jangan terlalu banyak upacara apabila ingin terjun ke lapangan.
"Tidak perlu lagi apel-apel, langsung ke masyarakat. Nanti waktu habis cuma buat apel siaga aja," pungkas Untung.
Seperti yang diketahui, pukul 13.00 WIB siang tadi, jajaran pimpinan Polda Metro Jaya mengadakan silaturrahmi dengan jajaran pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangsel.
Terlihat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Wali Kota Tangsel Airin, hadir di tengah-tengah tamu undangan. Namun, pimpinan dari DKI Jakarta dan Depok tidak terlihat, hanya perwakilannya saja yang terlihat.
Pertemuan ini sendiri dimaksudkan untuk menjalin kerja sama yang lebih kuat antara pihak kepolisian dengan pejabat pemerintah daerah kota masing-masing dalam menjaga Kamtibmas. Terutama yang berkaitan dengan ancaman terorisme yang makin marak akhir-akhir belakangan ini.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab mengimbau, seluruh jajaran polisi untuk kembali menjalankan tugas dan perannya terutama terkait masalah keamanan masyarakat.
"Kita harus membuka 'topeng' wajah polisi yang menyeramkan," tegasnya dalam acara silaturahmi jajaran pejabat Polda Metro Jaya dengan pejabat pemerintahan daerah DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan (Tangsel) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Ia mengingatkan untuk bersama-sama kembali untuk menyentuh tugasnya masing-masing. Bagaimana RT, Kamtibmas, dan Polres bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Bahkan, khusus untuk petugas Binaan Masyarakat (Binmas), Untung menyarankan agar jangan terlalu banyak upacara apabila ingin terjun ke lapangan.
"Tidak perlu lagi apel-apel, langsung ke masyarakat. Nanti waktu habis cuma buat apel siaga aja," pungkas Untung.
Seperti yang diketahui, pukul 13.00 WIB siang tadi, jajaran pimpinan Polda Metro Jaya mengadakan silaturrahmi dengan jajaran pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangsel.
Terlihat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Wali Kota Tangsel Airin, hadir di tengah-tengah tamu undangan. Namun, pimpinan dari DKI Jakarta dan Depok tidak terlihat, hanya perwakilannya saja yang terlihat.
Pertemuan ini sendiri dimaksudkan untuk menjalin kerja sama yang lebih kuat antara pihak kepolisian dengan pejabat pemerintah daerah kota masing-masing dalam menjaga Kamtibmas. Terutama yang berkaitan dengan ancaman terorisme yang makin marak akhir-akhir belakangan ini.
(ysw)