Polisi tak percayai seluruh keterangan Thoriq

Selasa, 11 September 2012 - 13:35 WIB
Polisi tak percayai...
Polisi tak percayai seluruh keterangan Thoriq
A A A
Sindonews.com - Kendati sudah menyerahkan diri dan mau bekerja sama, ternyata polisi tidak sepenuhnya mempercayai keterangan M Thoriq pemilik bom Tambora dan terduga bom di Depok.

"Belum pasti, sampai saat ini kami belum percaya Thoriq seratus persen," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli, Selasa (11/9/2012).

Namun diakuinya, Thoriq menyebut nama korban luka bom Depok yang masih dirawat di RS POlri Kramat Jati.

Untuk mengungkap identitas korban yang sampai saat ini masih terbaring di RS Polri Kramat Jati, pihak kepolisian sudah memiliki sebuah sampel untuk melakukan tes DNA. Sampel diambil dari seorang anak yang diduga merupakan anak korban.

Sementara itu, Melva, istri pemilik rumah kontrakan di Yayasan Pondok Bidara, Beji, Depok, mengaku mengenal korban bom Depok dari foto yang ditunjukkan petugas. Korban yang kini dirawat di RS Polri Kramat Jati itu dikenali sebagai Anwar.

Anwar merupakan salah seorang dari tiga penghuni misterius di kontrakan tersebut. Melva mengatakan dia biasa berurusan dengan Anwar dalam hal pembayaran kontrakan.

Melva memastikan pria yang terluka dalam bom Beji tersebut benar Anwar, karena cocok dengan foto yang tersebar di internet dan media massa.

"Iya yang saya tahu itu namanya Anwar, sama dengan foto yang di media, rambutnya keriting, kulitnya sawo matang, sudah 6 bulan tinggal di kontrakan saya. Awalnya tinggal di situ dua orang, dia sama temannya, terus datang lagi satu orang," katanya.

Anwar juga seringkali tak sopan saat ditagih uang kontrakan. "Anwar mukanya kayak keturunan Arab," katanya.

Dia tak menyangka Anwar sebagai perakit bom dan ikut luka bakar dalam ledakan di Beji. Justru Anwar sempat memperpanjang sewa kontrakan dan tidak berniat pindah.
(ysw)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Diduga Langgar Etik,...
Diduga Langgar Etik, Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Pembiaran Dokumen Ijazah Jokowi
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved