Kapal pintar untuk anak di kawasan terpencil

Selasa, 11 September 2012 - 06:48 WIB
Kapal pintar untuk anak...
Kapal pintar untuk anak di kawasan terpencil
A A A
Sindonews.com - Tidak saja memperbanyak kapal perang,TNI Angkatan Laut (AL) juga menambah kapal pintar untuk dioperasikan di pulau-pulau terpencil dan terluar. Pengoperasian ini dilandasi kenyataan bahwa banyak anak-anak usia sekolah yang belum mendapatkan kesempatan belajar karena keterbatasan fasilitas pendidikan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Soeparno mengatakan, pengoperasian kapal pintar ini sebagai bentuk bantuan pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak usia dini hingga sekolah menengah atas (SMA) di wilayah pesisir Indonesia.

"Di darat saja ada mobil pintar, masa di laut tidak ada. Padahal wilayah kita itu kepulauan," ujarnya seusai penandatanganan kerja sama dengan BNI dan BRI di Jakarta kemarin.

Pengadaan kapal pintar tersebut dibiayai BNI dan BRI. Ada dua kapal yang dibuat dengan rencana anggaran dan biaya Rp3 miliar per unit.

Kapal memiliki spesifikasi panjang 16,5 meter, lebar 3,10 meter, berkedalaman 1,85 meter, dan draft 0,85 meter. Kapal berbobot 5,2 ton itu mampu melaju dengan kecepatan 12 knot memakai dua mesin pendorong diesel berkekuatan 159 tenaga kuda per mesin.

Kapal berdaya tampung total 40 orang itu dilengkapi satu mesin generator listrik dan penyejuk udara. Desain kapal pintar tersebut hasil rancangan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL serta Dinas Material TNI AL.

Kapal dibangun di galangan PT Pelindo Marine di Pulau Batam. KSAL mengungkapkan, kapal pintar ini didesain dan dibuat untuk dapat digunakan sebagai sarana perpustakaan bergerak. "Operasional oleh TNI AL karena kita yang punya keahlian mengoperasikan kapal untuk perpustakaannya dari Kemendikbud," ungkapnya.

Dengan penambahan dua unit ini,total ada tiga kapal pintar yang dioperasikan TNI AL. "Kita akan tambah terus. Pulau kita itu ada 17.500 buah pulau, jadi butuh banyak kapal. Untuk yang akan diadakan ini nanti kita operasikan di provinsi yang banyak pulaunya seperti Kepulauan Riau dan Papua," katanya.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menyatakan, selain dituntut laba, sebagai BUMN, BNI juga dituntut berperan dalam pembangunan. Bantuan ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BNI.

Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini menambahkan, kapal pintar itu dilengkapi koleksi buku untuk siswa dari tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, ada alat peraga yang bersifat mendidik untuk anak usia dini serta buku-buku pengetahuan umum.

"Kapal pintar ini dilengkapi komputer dengan koneksi internet, alat instruksi, dan alat penolong instruksi multimedia," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali mengatakan kerjasama antara BRI dan TNI AL tersebut bukanlah yang pertama. "Sebelumnya BRI sudah menjalin kerjasama dengan TNI AL khususnya layanan perbankan simpanan dan kredit Briguna Kretap," tuturnya.
(san)
Berita Terkait
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Asah Kreativitas di...
Asah Kreativitas di Tengah Pandemi dengan Lomba Media Kreasi
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Riset Profesor Universitas...
Riset Profesor Universitas Helsinki: Pentingnya Mendidik Resiliensi pada Anak Berdasarkan Kepedulian
Studi Tanoto dan School...
Studi Tanoto dan School of Parenting Ungkap Permasalahan Pengasuhan Anak Usia Dini
Pembelajaran STEAM Efektif...
Pembelajaran STEAM Efektif Kembangkan Kompetensi Anak sejak Usia Dini
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved