Terorisme di Indonesia nyata!

Selasa, 11 September 2012 - 07:36 WIB
Terorisme di Indonesia...
Terorisme di Indonesia nyata!
A A A
Sindonews.com - Aksi terorisme di sejumlah daerah kembali marak menyusul panasnya isu korupsi. Diduga, aksi terorisme itu sengaja diciptakan untuk mengalihkan isu korupsi yang mengancam kekuasaan saat ini. Namun, aksi terorisme itu nyata dan memakan korban.

Wakil Sekretaris Jendral (sekjend) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menduga, isu terorisme dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengalihkan perhatian publik.

"Saya tidak menampik adanya dugaan bahwa isu terorisme ini juga dapat digunakan oleh pihak tertentu untuk mengalihkan berbagai isu nasional yang sedang memanas saat ini," ujar Basarah kepada Sindonews, di Jakarta, Senin (10/9/2012).

Kendati begitu, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini tidak mau menyimpulkan aksi terorisme itu untuk mengalihkan isu nasional seperti politik dan sejumlah kasus korupsi yang tengah melilit elit partai politik.

"Tidak sepenuhnya dapat kita simpulkan seperti itu, karena memang faktanya terorisme di Indonesia itu memang nyata," terangnya.

Sebelumnya, tiga terduga teroris berhasil dilumpuhkan tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dalam penyergapan di Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar, pada Jumat 31 Agustus 2012 malam. Para teroris yang dilumpuhkan itu semuanya berusia remaja.

Mereka adalah Muksin (19), Farhan (19), dan Bayu Setiono alias Bayu Setiawan (22). Nama terakhir bahkan diakui keluarganya baru berusia 16 tahun. Muksin dan Farhan tewas dalam baku tembak dengan Densus di Jalan Veteran Solo, sedangkan Bayu Setiono ditangkap aparat dalam penyergapan di malam yang sama

Selain di Solo, bom rakitan meledak di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Jalan Nusantara RT 004/013, Beji, Depok, pada Sabtu 8 September sekira pukul 21.30 WIB.

Satu orang dikabarkan tewas, empat orang lainnya dikabarkan luka. Dua orang mengalami luka ringan, dua orang lainnya dikabarkan mengalami luka berat.
(san)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved