DPR tak takut diincar teroris
Kamis, 06 September 2012 - 13:29 WIB
DPR tak takut diincar teroris
A
A
A
Sindonews.com - Ternyata Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, menjadi salah satu sasaran tembak oleh para teroris. Namun anggota DPRD tidak terlalu khawatir dengan kabar tersebut.
Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika mengaku, tidak terlalu khawatir terkait adanya kabar gedung DPR menjadi incaran para pelaku teror. Terpenting petugas keamanan yang berjaga di lingkungan DPR harus berfungsi dengan baik.
"Biasa saja, pokoknya pengamanan berfungsi baik, kalau ada informasi DPR jadi sasaran, kita mau apa lagi, kita pindah ke hotel, hotelnya juga bisa dibom, sama saja, pasrah sama Tuhan saja," ujar Pasek di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Persoalan keamanan sudah ada petugas yang bekerja sesuai dengan fungsinya. "Urusan kita bekerja dan bekerja," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gedung DPR/MPR Jakarta ternyata menjadi incaran aksi terorisme. Kapan dan apa motif teror terhadap gedung wakil rakyat itu belum diketahui.
Pelaku terorisme yang merupakan jaringan kelompok Solo sudah melakukan survei dan pemetaan.
Rencana teroris tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai. Menurutnya, rencana tersebut terungkap dari pemeriksaan tersangka teroris bernama Muji yang ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah, beberapa bulan lalu.
Adapun peta yang dibuat kelompok teroris kini sudah diamankan Densus 88/Antiteror Polri.
Menurutnya, kelompok Solo memiliki keterkaitan dengan tersangka teroris hacker yang ditangkap di Bandung dan Medan. Kelompok hacker ini mengalirkan dana kepada kelompok Poso untuk menjalankan pelatihan teroris di kota tersebut.
Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika mengaku, tidak terlalu khawatir terkait adanya kabar gedung DPR menjadi incaran para pelaku teror. Terpenting petugas keamanan yang berjaga di lingkungan DPR harus berfungsi dengan baik.
"Biasa saja, pokoknya pengamanan berfungsi baik, kalau ada informasi DPR jadi sasaran, kita mau apa lagi, kita pindah ke hotel, hotelnya juga bisa dibom, sama saja, pasrah sama Tuhan saja," ujar Pasek di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Persoalan keamanan sudah ada petugas yang bekerja sesuai dengan fungsinya. "Urusan kita bekerja dan bekerja," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gedung DPR/MPR Jakarta ternyata menjadi incaran aksi terorisme. Kapan dan apa motif teror terhadap gedung wakil rakyat itu belum diketahui.
Pelaku terorisme yang merupakan jaringan kelompok Solo sudah melakukan survei dan pemetaan.
Rencana teroris tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyaad Mbai. Menurutnya, rencana tersebut terungkap dari pemeriksaan tersangka teroris bernama Muji yang ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah, beberapa bulan lalu.
Adapun peta yang dibuat kelompok teroris kini sudah diamankan Densus 88/Antiteror Polri.
Menurutnya, kelompok Solo memiliki keterkaitan dengan tersangka teroris hacker yang ditangkap di Bandung dan Medan. Kelompok hacker ini mengalirkan dana kepada kelompok Poso untuk menjalankan pelatihan teroris di kota tersebut.
(ysw)