Polri tangkap terduga penembakan di Solo
Rabu, 05 September 2012 - 09:17 WIB
Polri tangkap terduga penembakan di Solo
A
A
A
Sindonews.com - Markas Besar (Mabes) Polri berhasil menangkap terduga pelaku serangkaian aksi penembakan di Pos Polisi Solo, Jawa Tengah.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anang Iskandar mengatakan, polisi menangkap terduga teroris yakni Firman Daftar Pencari orang (DPO) Solo, ditangkap Pada hari Rabu 5 september 2012 sekira pukul 5.30. WIB di Jalan Raya Kalimulya, perumahan anyelir 2 blok F2 depok.
"Tersangka terlibat dalam kasus penembakan pos pengamanan Lebaran (2012), pelemparan granat dan penembakan Pos Polisi di Solo," tutur Anang melalui pesan singkatnya, Rabu (5/9/2012).
Saat ini, tersangka masih dalam proses pemeriksaan, belum ada keterangan lebih lanjut. "Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat 17 Agustus 2012 malam lalu, di pos pengamanan Lebaran yang didirikan oleh Polresta Solo, di Gemblegan ditembaki orang tak dikenal.
Dua anggota polisi yang tengah bertugas di sana mengalami luka-luka, karena tembakan yang dilakukan dari atas kendaraan.
Lalu, sehari kemudian atau bertepatan dengan malam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, atau Sabtu 18 Agustus, pos pengamanan Lebaran di Gladag, Solo yang diserang. Pos yang berada tidak jauh dari Balai Kota Solo itu dilempari alat peledak.
Selain itu, Densus 88 yang mengejar dua tersangka kasus penembakan di Solo, Jawa tengah, Kamis 30 Agustus 2012 lalu yang menewaskan Bripka Dwi Data Subekti (58), dengan luka tembak di dada.
Hanya berselang sehari Jumat 31 Agustus 2012 lalu, di samping pusat perbelanjaan Lottemart di Jalan Veteran, Surakarta sekira pukul 21.15 WIB, yang menewaskan tiga orang dalam insiden itu.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anang Iskandar mengatakan, polisi menangkap terduga teroris yakni Firman Daftar Pencari orang (DPO) Solo, ditangkap Pada hari Rabu 5 september 2012 sekira pukul 5.30. WIB di Jalan Raya Kalimulya, perumahan anyelir 2 blok F2 depok.
"Tersangka terlibat dalam kasus penembakan pos pengamanan Lebaran (2012), pelemparan granat dan penembakan Pos Polisi di Solo," tutur Anang melalui pesan singkatnya, Rabu (5/9/2012).
Saat ini, tersangka masih dalam proses pemeriksaan, belum ada keterangan lebih lanjut. "Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat 17 Agustus 2012 malam lalu, di pos pengamanan Lebaran yang didirikan oleh Polresta Solo, di Gemblegan ditembaki orang tak dikenal.
Dua anggota polisi yang tengah bertugas di sana mengalami luka-luka, karena tembakan yang dilakukan dari atas kendaraan.
Lalu, sehari kemudian atau bertepatan dengan malam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, atau Sabtu 18 Agustus, pos pengamanan Lebaran di Gladag, Solo yang diserang. Pos yang berada tidak jauh dari Balai Kota Solo itu dilempari alat peledak.
Selain itu, Densus 88 yang mengejar dua tersangka kasus penembakan di Solo, Jawa tengah, Kamis 30 Agustus 2012 lalu yang menewaskan Bripka Dwi Data Subekti (58), dengan luka tembak di dada.
Hanya berselang sehari Jumat 31 Agustus 2012 lalu, di samping pusat perbelanjaan Lottemart di Jalan Veteran, Surakarta sekira pukul 21.15 WIB, yang menewaskan tiga orang dalam insiden itu.
(mhd)