Relokasi pengikut Syiah di Sampang tak mudah
Senin, 03 September 2012 - 17:32 WIB
Relokasi pengikut Syiah di Sampang tak mudah
A
A
A
Sindonews.com - Relokasi pengikut Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur, masih belum jelas. Pemerintah daerah masih menahan upaya relokasi sebagai jalan terbaik dari bentrok berdarah yang terjadi antara pengikut Syiah dan Sunni.
Kapolri Jendral Timur Pradopo mengatakan, tidak mudah merelokasi pengikut Syiah di Sampang. Belum adanya kesepakatan relokasi antara pemerintah dengan pengikut Syiah, membuat upaya itu jadi kian sulit.
"Saya sampaikan, ini kan perlu pembicaraan yang panjang, baik pemerintah daerah yang ada di kabupaten, dan kota. Artinya yang terbaik bagi masyarakat, itulah yang kita tetapkan," tutur Kapolri Jendral Timur Pradopo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2012).
Dalam menyelesaikan persoalan ketegangan masyarakat yang terjadi di Sampang, tentu pemerintah daerah yang paling mengerti bagaimana mencari solusinya. "Semua tentunya sudah dihitung oleh pemerintah daerah," terangnya.
Kendati begitu, lanjut Timur, semua masukan yang disampaikan ke pihak Mabes Polri akan memperkaya penyelesaian masalah di Sampang. "Sekali lagi, masukan itu kita akan dalami," pungkasnya.
Kapolri Jendral Timur Pradopo mengatakan, tidak mudah merelokasi pengikut Syiah di Sampang. Belum adanya kesepakatan relokasi antara pemerintah dengan pengikut Syiah, membuat upaya itu jadi kian sulit.
"Saya sampaikan, ini kan perlu pembicaraan yang panjang, baik pemerintah daerah yang ada di kabupaten, dan kota. Artinya yang terbaik bagi masyarakat, itulah yang kita tetapkan," tutur Kapolri Jendral Timur Pradopo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2012).
Dalam menyelesaikan persoalan ketegangan masyarakat yang terjadi di Sampang, tentu pemerintah daerah yang paling mengerti bagaimana mencari solusinya. "Semua tentunya sudah dihitung oleh pemerintah daerah," terangnya.
Kendati begitu, lanjut Timur, semua masukan yang disampaikan ke pihak Mabes Polri akan memperkaya penyelesaian masalah di Sampang. "Sekali lagi, masukan itu kita akan dalami," pungkasnya.
(san)