Nunun akui ada pertemuan menangkan Miranda
Senin, 03 September 2012 - 14:10 WIB
Nunun akui ada pertemuan menangkan Miranda
A
A
A
Sindonews.com - Terpidana kasus dugaan suap cek pelawat Nunun Nurbaetie menegaskan dirinya pernah melakukan pertemuan dengan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 untuk pemenangan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI).
Istri Adang Daradjatun itu mengatakan, pertemuan yang dilakukan sebelum uji kepatutan DGS BI di DPR tersebut dilakukan di kediamannya yang berada di kawasan Jakarta Selatan.
"(Pertemuan itu) dalam rangka membantu pemilihan Miranda sebagai DGS BI," kata Nunun dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (3/9/2012).
Dia mengungkapkan, pertemuan itu sendiri dihadiri oleh beberapa anggota Komisi IX DPR saat itu, seperti Hamka Yandhu, Endin Soefihara, dan Paskah Suzeta. "Sesuai dengan BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Anggota DPR dan ibu Miranda bertemu di rumah saya" tegasnya.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga memang sengaja diadakan untuk mengakomodasi pertemuan Miranda dengan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR saat itu. pasalnya, Miranda sempat menghubungi dirinya untuk minta dipertemukan dengan para anggota DPR.
Selain itu, dia juga kembali menegaskan jika dirinya sama sekali tidak mengetahui persoalan cek perjalanan yang dibagikan kepada sejumlah anggota DPR. Bahkan, dia juga membantah telah memerintahkan Ari Malangjudo untuk membagikan cek perjalanan itu.
Istri Adang Daradjatun itu mengatakan, pertemuan yang dilakukan sebelum uji kepatutan DGS BI di DPR tersebut dilakukan di kediamannya yang berada di kawasan Jakarta Selatan.
"(Pertemuan itu) dalam rangka membantu pemilihan Miranda sebagai DGS BI," kata Nunun dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (3/9/2012).
Dia mengungkapkan, pertemuan itu sendiri dihadiri oleh beberapa anggota Komisi IX DPR saat itu, seperti Hamka Yandhu, Endin Soefihara, dan Paskah Suzeta. "Sesuai dengan BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Anggota DPR dan ibu Miranda bertemu di rumah saya" tegasnya.
Menurutnya, pertemuan tersebut juga memang sengaja diadakan untuk mengakomodasi pertemuan Miranda dengan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR saat itu. pasalnya, Miranda sempat menghubungi dirinya untuk minta dipertemukan dengan para anggota DPR.
Selain itu, dia juga kembali menegaskan jika dirinya sama sekali tidak mengetahui persoalan cek perjalanan yang dibagikan kepada sejumlah anggota DPR. Bahkan, dia juga membantah telah memerintahkan Ari Malangjudo untuk membagikan cek perjalanan itu.
(lil)