Teror Solo, pelecehan terhadap Polri
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 15:00 WIB
Teror Solo, pelecehan terhadap Polri
A
A
A
Sindonews.com - Penembakan terhadap anggota Polri yang belakangan ini sering terjadi dinilai oleh kalangan anggota DPR sebagai bentuk teror yang melecehkan institusi kepolisian.
"Peristiwa itu membawa pesan jelas sebagai bentuk pelecehan dan tantangan otoritas keamanan yang dalam hal ini Polri," jelas anggota Komisi I DPR Tjahjo Kumolo saat dihubungi Jumat (1/9/2012).
Karena itu, polisi harus bertindak cepat dan menangani lebih serius. Jangan sampai lanjut Tjahjo, polisi bekerja lama sehingga menimbulkan kesan kinerja polisi khusus intelejen lemah.
Lanjutnya, dalam pengusutan kasus teror di Solo diharapkan, polisi, intelejen dan TNI melakukan berkordinasi. "ini ujian Polri dan evaluasi pejabat aparatnya didaerah," kata dia.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan teror di kota Solo tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Pasalnya hanya teror yang dimainkan oleh aktor lokal yang terampil dalam memainkan senjata.
"Ini murni "teror kota" yang dimainkan aktor lokal," pungkasnya.
"Peristiwa itu membawa pesan jelas sebagai bentuk pelecehan dan tantangan otoritas keamanan yang dalam hal ini Polri," jelas anggota Komisi I DPR Tjahjo Kumolo saat dihubungi Jumat (1/9/2012).
Karena itu, polisi harus bertindak cepat dan menangani lebih serius. Jangan sampai lanjut Tjahjo, polisi bekerja lama sehingga menimbulkan kesan kinerja polisi khusus intelejen lemah.
Lanjutnya, dalam pengusutan kasus teror di Solo diharapkan, polisi, intelejen dan TNI melakukan berkordinasi. "ini ujian Polri dan evaluasi pejabat aparatnya didaerah," kata dia.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan teror di kota Solo tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Pasalnya hanya teror yang dimainkan oleh aktor lokal yang terampil dalam memainkan senjata.
"Ini murni "teror kota" yang dimainkan aktor lokal," pungkasnya.
(lns)