Negara tidak gagal tangani konflik
Rabu, 29 Agustus 2012 - 12:29 WIB
Negara tidak gagal tangani konflik
A
A
A
Sindonews.com - Terjadinya kekerasan yang menewaskan dua orang, dan puluhan rumah warga hangus terbakar di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, tidak serta merta menunjukkan kegagalan negara dalam menangani konflik di masyarakat.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, negara tidak gagal dalam menangani konflik, hanya karena adanya insiden kekerasan di Sampang. Pasalnya, ada penyebab lain yang menyebabkan kekerasan itu muncul.
"Sebaiknya kita semua dengan kepala dingin melihat persoalan yang terjadi di sana (Sampang). Kita lihat dulu apa yang ada di sana. Kalau sudah (pertikaian) kelompok, jangan langsung dibawa kepada kesimpulan negara gagal," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Dia juga mengungkapkan, sebaiknya semua pihak ikut serta mencari jalan keluar penyelesaian kekerasan di Sampang, dibandingkan sibuk menuding negara telah gagal dalam menghalau kekerasan.
"Jangan melempar opini bahwa pemerintah telah gagal, karena berbicara, dan melempar opini tidak bisa mengatasi masalah," ujarnya.
Seperti diketahui, aksi kekerasan kembali terjadi di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, hingga dua orang tewas dan puluhan rumah warga hangus terbakar. kejadian tersebut merupakan aksi kekerasan kedua terhadap warga pengikut Syiah, setelah pada Desember 2011 lalu terjadi hal serupa.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, negara tidak gagal dalam menangani konflik, hanya karena adanya insiden kekerasan di Sampang. Pasalnya, ada penyebab lain yang menyebabkan kekerasan itu muncul.
"Sebaiknya kita semua dengan kepala dingin melihat persoalan yang terjadi di sana (Sampang). Kita lihat dulu apa yang ada di sana. Kalau sudah (pertikaian) kelompok, jangan langsung dibawa kepada kesimpulan negara gagal," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Dia juga mengungkapkan, sebaiknya semua pihak ikut serta mencari jalan keluar penyelesaian kekerasan di Sampang, dibandingkan sibuk menuding negara telah gagal dalam menghalau kekerasan.
"Jangan melempar opini bahwa pemerintah telah gagal, karena berbicara, dan melempar opini tidak bisa mengatasi masalah," ujarnya.
Seperti diketahui, aksi kekerasan kembali terjadi di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, hingga dua orang tewas dan puluhan rumah warga hangus terbakar. kejadian tersebut merupakan aksi kekerasan kedua terhadap warga pengikut Syiah, setelah pada Desember 2011 lalu terjadi hal serupa.
(lil)