237 juta penduduk, pemerintah galakkan KB
Kamis, 16 Agustus 2012 - 12:15 WIB
237 juta penduduk, pemerintah galakkan KB
A
A
A
Sindonews.com - Pertumbuhan penduduk Indonesia melaju cukup tinggi. Sejak proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, 67 tahun lalu, kini penduduk Indonesia tercatat sudah mencapai angka 237 juta lebih dan masuk dalam negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat.
Banyaknya jumlah penduduk Indonesia, harus bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas negara. Sebaliknya, jika negara tidak sanggup memaksimalkan tenaga besar itu, maka akan berakibat buruk terhadap kehidupan bermasyarakat.
Namun pemerintah mengklaim, pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan laju tingkat penduduk. Indonesia bertahan dari serangan krisis global, fundamental ekonomi makin kuat, fiskal kita relatif terjaga, dan kemiskinan serta pengangguran berkurang.
"Jumlah penduduk yang semakin besar ini, tentu membawa tantangan bagi kita untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Ditambahkan SBY, pemerintah terus berupaya menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB) untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. "Arah pembangunan kita sudah jelas. Kita memiliki agenda utama dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat," terangnya.
Banyaknya jumlah penduduk Indonesia, harus bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas negara. Sebaliknya, jika negara tidak sanggup memaksimalkan tenaga besar itu, maka akan berakibat buruk terhadap kehidupan bermasyarakat.
Namun pemerintah mengklaim, pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan laju tingkat penduduk. Indonesia bertahan dari serangan krisis global, fundamental ekonomi makin kuat, fiskal kita relatif terjaga, dan kemiskinan serta pengangguran berkurang.
"Jumlah penduduk yang semakin besar ini, tentu membawa tantangan bagi kita untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraan di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Ditambahkan SBY, pemerintah terus berupaya menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB) untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. "Arah pembangunan kita sudah jelas. Kita memiliki agenda utama dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat," terangnya.
(san)