SBY janji tingkatkan kualitas hidup masyarakat

Kamis, 16 Agustus 2012 - 12:04 WIB
SBY janji tingkatkan...
SBY janji tingkatkan kualitas hidup masyarakat
A A A
Sindonews.com - Pemerintah tengah menyiapkan program pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi rakyat Indonesia yang telah berjumlah 237 juta lebih. Program wajib belajar sembilan tahun yang telah berjalan, rencananya akan dikembangkan menjadi 12 tahun.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, kualitas hidup rakyat terus ditingkatkan, baik melalui peningkatan derajat pendidikan dan kesehatan, pengentasan kemiskinan, penciptaan kesempatan kerja, maupun penyediaan sarana bagi pelayanan publik.

"Untuk mengoptimalkan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau oleh seluruh rakyat, anggaran pendidikan terus kita tingkatkan," ujar Presiden SBY dalam pidato kenegaraan di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong perbaikan pendidikan di Indonesia. Prosesnya setelah menyelesaikan program wajib belajar sembilan tahun, akan didorong ke program pendidikan menengah universal yang merupakan rintisan program belajar 12 tahun.

"Kita ingin anak-anak bangsa di seluruh penjuru tanah air dapat mengenyam pendidikan dasar dan menengah secara lebih merata dan berkualitas," terangnya.

Pemerintah akan menyediakan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri dan Beasiswa Bidik Misi bagi yang memiliki kemampuan akademik, namun memiliki keterbatasan pembiayaan. Pemerintah juga akan membangun Akademi Komunitas secara bertahap, di setiap kabupaten dan kota.

"Cita-cita mulia mewujudkan Program Pendidikan Menengah Dua Belas Tahun, tentu harus kita jalankan dengan memperhatikan kemampuan fiskal pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah Daerah Provinsi, perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembiayaan program ini," jelasnya.

Dengan begitu, pemerintah juga akan terus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Karena keberhasilan program pendidikan, baik pendidikan dasar maupun menengah, sangat ditentukan oleh ketersediaan guru dalam jumlah, distribusi, dan kompetensi yang sesuai.

"Sejalan dengan upaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru, kita lakukan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas guru. Dengan cara itulah, terdapat korelasi positif antara peningkatan kesejahteraan dengan peningkatan kinerjanya," bebernya.

Melalui program jangka pendek sembilan tahun dan panjang 12 tahun itulah, pemerintah berharap Indonesia dapat bangkit dari keterpukurannya selama 67 tahun, setelah merdeka. "Kita harus optimis, dalam sepuluh atau 20 tahun ke depan, anak-anak bangsa siap menyambut Indonesia "emas"," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Pelajar di Papua Wajib...
Pelajar di Papua Wajib Berseragam Sekolah Saat Belajar Daring
Belajar Tatap Muka Segera...
Belajar Tatap Muka Segera Dibuka, Guru Wajib Uji Swab
Tips Parkir Paralel,...
Tips Parkir Paralel, yang Baru Belajar Nyetir Wajib Paham
Mendikdasmen: Prabowo...
Mendikdasmen: Prabowo Prioritaskan Wajib Belajar 13 Tahun untuk Tingkatkan SDM
Workshop Kemendikdasmen,...
Workshop Kemendikdasmen, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun di Sigi dan Donggala
5 Poin Penting RUU Sisdiknas,...
5 Poin Penting RUU Sisdiknas, Ada Wajib Belajar 13 Tahun
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved