KPK jangan lupakan kasus Hambalang!
Senin, 13 Agustus 2012 - 16:22 WIB
KPK jangan lupakan kasus Hambalang!
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara berhasil dikuak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun kadang, KPK suka lupa dengan kasus lain yang belum selesai diungkap. Sehingga ada kesan tumpang tindih kinerja KPK.
Saat ini, penyidik KPK tengah fokus mengungkap korupsi yang melibatkan sejumlah petinggi Polri. Kasus yang terkenal dengan dugaan korupsi proyek simulator SIM di Korlantas Polri itu, cukup lama menyita perhatian KPK. Namun masyarakat belum lupa, sebelumnya KPK tengah mengungkap kasus korupsi Hambalang.
"Kasus Hambalang juga persoalan besar, apakah yang itu juga menjadi PR KPK," kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Martin Hutabarat di Gedung Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2012).
Ditambahkan Martin, publik menaruh harapan besar terhadap KPK untuk menyelesaikan kasus Besar, dengan segala kewenangannya KPK dianggap mampu menangani kasus korupsi. "KPK jangan sampai mengabaikan harapan masyarakat, kasus besar harus jalan juga," terangnya.
Tidak bisa dipungkiri, dengan adanya kasus simulator SIM di Korlantas Mabes Polri membuat masyarakat khawatir KPK tidak bisa menyelesaikan kasus besar lainnya, seperti kasus korupsi proyek pusat olahraga di bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat dan kasus wisma atlet SEA Games.
Saat ini, penyidik KPK tengah fokus mengungkap korupsi yang melibatkan sejumlah petinggi Polri. Kasus yang terkenal dengan dugaan korupsi proyek simulator SIM di Korlantas Polri itu, cukup lama menyita perhatian KPK. Namun masyarakat belum lupa, sebelumnya KPK tengah mengungkap kasus korupsi Hambalang.
"Kasus Hambalang juga persoalan besar, apakah yang itu juga menjadi PR KPK," kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Martin Hutabarat di Gedung Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2012).
Ditambahkan Martin, publik menaruh harapan besar terhadap KPK untuk menyelesaikan kasus Besar, dengan segala kewenangannya KPK dianggap mampu menangani kasus korupsi. "KPK jangan sampai mengabaikan harapan masyarakat, kasus besar harus jalan juga," terangnya.
Tidak bisa dipungkiri, dengan adanya kasus simulator SIM di Korlantas Mabes Polri membuat masyarakat khawatir KPK tidak bisa menyelesaikan kasus besar lainnya, seperti kasus korupsi proyek pusat olahraga di bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat dan kasus wisma atlet SEA Games.
(san)