PPP serukan salat gaib untuk Rohingya
Senin, 06 Agustus 2012 - 19:26 WIB
PPP serukan salat gaib untuk Rohingya
A
A
A
Sindonews.com - Konflik etnis di negara bagian Rakhine, Myanmar, antara etnis Rakhine dan Rohingya mendapat perhatian banyak pihak, komflik ini telah menelan puluhan korban jiwa.
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menyerukan para kadernya untuk berduka cita, serta salah gaib.
"Kami mengintruksikan kepada seluruh kader dan konstituen PPP se-Indonesia untuk menggelar salat gaib, dan qunut nazilah untuk saudara muslim di Rohingya," kata Arwani melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Langkah ini sebagai upaya melakukan aksi nyata, upaya diplomasi dan penggalangan bantuan kepada korban tragedi Rohingya yang saat ini tengah diupayakan oleh semua pihak baik pemerintah, DPR maupun masyarakat sipil di Tanah Air.
Doa sebagai bentuk dukungan terhadap warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan, tentu semua berharap persoalan ini segera selesai.
"Pelaksanaan salat gaib dan qunut nazilah yang bertepatan di bulan Ramadan ini sebagai wujud solidaritas kemanusiaan (ukhuwah basyariyyah) dan solidaritas keislaman (ukhuwah islamiyyah). Semoga Allah memberi pertolongan kepada saudara kita di Rohingnya, agar segera keluar dari persoalan yang menimpa," pungkasnya.
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menyerukan para kadernya untuk berduka cita, serta salah gaib.
"Kami mengintruksikan kepada seluruh kader dan konstituen PPP se-Indonesia untuk menggelar salat gaib, dan qunut nazilah untuk saudara muslim di Rohingya," kata Arwani melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Langkah ini sebagai upaya melakukan aksi nyata, upaya diplomasi dan penggalangan bantuan kepada korban tragedi Rohingya yang saat ini tengah diupayakan oleh semua pihak baik pemerintah, DPR maupun masyarakat sipil di Tanah Air.
Doa sebagai bentuk dukungan terhadap warga Rohingya yang menjadi korban kekerasan, tentu semua berharap persoalan ini segera selesai.
"Pelaksanaan salat gaib dan qunut nazilah yang bertepatan di bulan Ramadan ini sebagai wujud solidaritas kemanusiaan (ukhuwah basyariyyah) dan solidaritas keislaman (ukhuwah islamiyyah). Semoga Allah memberi pertolongan kepada saudara kita di Rohingnya, agar segera keluar dari persoalan yang menimpa," pungkasnya.
(mhd)