KPK wajib hati-hati usut kasus Korlantas

Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:41 WIB
KPK wajib hati-hati...
KPK wajib hati-hati usut kasus Korlantas
A A A
Sindonews.com - Indonesia Police Watch (IPW) menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhati-hati dalam menangani kasus dugaan korupsi simulator kemudi mobil dan motor di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri tahun anggaran (TA) 2011.

Presidium IPW Neta S Pane mengatakan, KPK mesti menentukan strategi penyidikan yang benar-benar matang, terukur, dan realistis untuk mengungkap tuntas kasus dugaan korupsi simulator SIM itu. Dia menilai, jika tidak hati-hati kasus korlantas ini akan kembali memperuncing hubungan KPK-Polri.

"Bukan mustahil akan muncul lagi perang Cicak-Buaya 2, dan akan ada lagi Antasari jilid 2," kata Neta saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Dia menduga, tidak menuntut kemungkinan itu akan terjadi. Pasalnya, banyak pihak melihat penggeledahan, dan pengungkapan kasus ini mengandung banyak keanehan.

Keanehan pertama, banyak kasus dugaan korupsi di Polri yang dilaporkan masyarakat ke KPK, tapi tidak diusut. Padahal kerugian negara bisa mencapai triliunan rupiah, seperti kasus Alkom Jarkom, rekening gendut.

"Penggerebekan tersebut dikawal oleh tiga pimpinan KPK, termasuk Abraham Samad (Ketua KPK), padahal selama ini hal itu tidak pernah terjadi. Kenapa penggerebekan baru dilakukan KPK setelah DS (Djoko Susilo) tidak menjadi kakorlantas. Ada apa hubungan antara Kakorlantas yang baru?" ungkapnya.

Neta menyatakan, sikap toleran ini menunjukkan KPK sesungguh tidak punya data-data yang valid dalam mengungkap kasus Korlantas. Berbagai keanehan lain, katanya, membuat pengerebekan yang dilakukan KPK ke Korlantas ibarat sinetron telenovela.

"IPW memberi apresiasi terhadap upaya KPK membongkar kasus-kasus korupsi di Polri. Tapi, IPW berharap KPK konsisten dan tidak main politisasi dan tidak bermain politik pencitraan, serta pengalihan isu dalam rangka menutup Kasus Century, Hambalang, Wisma Atlet dan Kasus Buol yang melibatkan Hartarti," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dirkamsel Korlantas...
Dirkamsel Korlantas Polri: Korban Lakalantas Tragedi Sia-sia
Berita Terkini
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved