Misbakhun serahkan nasib ke partai
Rabu, 01 Agustus 2012 - 20:18 WIB
Misbakhun serahkan nasib ke partai
A
A
A
Sindonews.com - Setelah diputus bebas oleh Mahkmah Agung (MA) dalam kasus pemalsuan letter of credit (L/C) Bank Century. Politikus PKS ini menunggu keputusan dari partainya mengenai posisinya di Senayan.
Sejak diputus bebas oleh MA, Muhammad Misbakhun tak langsung ngotot minta dikembalikan kursinya di DPR. Dia mengaku akan patuh pada keputusan partai meski selama ini telah dikriminalisasi dalam kasus L/C Bank Century.
Biar begitu Misbakhun tetap menginginkan nama baiknya direhabilitasi. "Mengenai posisi saya di DPR, saya serahkan ke DPP PKS, serahkan ke fraksi PKS, apapun putusan partai saya akan ikuti," katanya usai Diskusi bertajuk Menimbang Solusi Kriminilisasi Misbakhun, Antasari Azhar, dan Aktivis Mahasiswa, di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).
Kendati nantinya keputusan partai tidak mengembalikan dirinya ke DPR bukan berarti ia sudah tidak dianggap. "Lebih baik mengambil hikmah dari masalah ini, masyarakat jadi kenal. Ini sebuah tahapan yang harus dijalani," katanya.
Dia berharap, kemenangan PK-nya bisa menjadi inspirasi bagi orang lain yang tidak diperlakukan adil oleh hukum. "Saya di PN kalah, pengadilan tinggi kalah, saya dihukum dijalani dengan sabar. Saya bersyukur akhirnya menang di PK," pungkasnya.
Sejak diputus bebas oleh MA, Muhammad Misbakhun tak langsung ngotot minta dikembalikan kursinya di DPR. Dia mengaku akan patuh pada keputusan partai meski selama ini telah dikriminalisasi dalam kasus L/C Bank Century.
Biar begitu Misbakhun tetap menginginkan nama baiknya direhabilitasi. "Mengenai posisi saya di DPR, saya serahkan ke DPP PKS, serahkan ke fraksi PKS, apapun putusan partai saya akan ikuti," katanya usai Diskusi bertajuk Menimbang Solusi Kriminilisasi Misbakhun, Antasari Azhar, dan Aktivis Mahasiswa, di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).
Kendati nantinya keputusan partai tidak mengembalikan dirinya ke DPR bukan berarti ia sudah tidak dianggap. "Lebih baik mengambil hikmah dari masalah ini, masyarakat jadi kenal. Ini sebuah tahapan yang harus dijalani," katanya.
Dia berharap, kemenangan PK-nya bisa menjadi inspirasi bagi orang lain yang tidak diperlakukan adil oleh hukum. "Saya di PN kalah, pengadilan tinggi kalah, saya dihukum dijalani dengan sabar. Saya bersyukur akhirnya menang di PK," pungkasnya.
(ysw)