Hukum jadi senjata jatuhkan lawan politik
Rabu, 01 Agustus 2012 - 18:26 WIB
Hukum jadi senjata jatuhkan lawan politik
A
A
A
Sindonews.com - Hukum yang seharusnya sebagai faktor integrasi, sistem sosial, interaksi sosial, dan ketertiban, kini menjadi alat senjata bagi politikus untuk menjatuhkan lawan politiknya.
Hal tersebut dinyatakan Dukun Politik Permadi, di sebuah acara diskusi, di Galeri Cafe, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).
"Benar menyangkut kriminalisasi. Contohnya buruh melawan majikan dikriminalisasi. Kedua yang paling fatal penggunaan hukum untuk menyingkirkan lawan-lawan politik, serta melindungi kroni-kroninya," sesalnya.
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu mencontohkan, jika dalam kasus Andi Nurpati, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sudah melaporkan mengenai penyalahgunaan, dan pemalsuan dokumen yang menyangkut nama Andi. Namun, sampai saat ini Andi masih bisa berkeliaran dengan bebas.
Selain Andi, masih ada Ketua Partai Demokrat Anas Urbangrum, dan Menpora Andi Mallarangeng yang kasusnya sudah jelas.
Seakan hukum ini tumpul untuk para pejabat negeri ini. Apa betul begitu?
Hal tersebut dinyatakan Dukun Politik Permadi, di sebuah acara diskusi, di Galeri Cafe, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).
"Benar menyangkut kriminalisasi. Contohnya buruh melawan majikan dikriminalisasi. Kedua yang paling fatal penggunaan hukum untuk menyingkirkan lawan-lawan politik, serta melindungi kroni-kroninya," sesalnya.
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu mencontohkan, jika dalam kasus Andi Nurpati, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sudah melaporkan mengenai penyalahgunaan, dan pemalsuan dokumen yang menyangkut nama Andi. Namun, sampai saat ini Andi masih bisa berkeliaran dengan bebas.
Selain Andi, masih ada Ketua Partai Demokrat Anas Urbangrum, dan Menpora Andi Mallarangeng yang kasusnya sudah jelas.
Seakan hukum ini tumpul untuk para pejabat negeri ini. Apa betul begitu?
(mhd)