Golkar copot Mekeng dari Banggar DPR
Selasa, 31 Juli 2012 - 16:32 WIB
Golkar copot Mekeng dari Banggar DPR
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar merotasi sejumlah kadernya yang duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Salah satunya, Melchias Markus Mekeng. Kursi Ketua Banggar Mekeng akan digantikan rekan sefraksinya Ahmadi Nur Supit.
Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menyatakan, anggota Komisi XI Ahmadi Nur Supit dinilai pantas untuk menggantikan posisi Mekeng.
"Ini hasil rapat di internal partai untuk merotasi sejumlah anggota Banggar, salah satunya Mekeng," jelas Setya ketika dikonfirmasi, Selasa (31/7/2012).
Lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan merotasi beberapa kader Golkar yang duduk di Banggar DPR. Namun, dia tak menyebutkan apa alasan rotasi tersebut.
Dihubungi secara terpipsah, kabar rotasi Fraksi Golkar di Banggar
dibenarkan Sekretaris Fraksi Ade Komarudin. Begitu pula dengan rencana rotasi lanjutan. Namun demikian, ditegaskan keputusan resminya belum disampaikan.
Selain itu, dia juga membantah rotasi yang dilakukan terkait indikasi kasus korupsi yang dituduhkan kepada yang bersangkutan.
"Jadi ini rotasi biasa, ini enggak ada kaitan dengan kasus, tidak ada kaitan apapun sama kasus-kasus. Ini rotasi biasa aja," tukasnya.
Sebelumnya, anggota Bangar DPR dari Fraksi Golkar Zulkarnaen Djabar juga dipecat dari Banggar. Hal ini dilakukan setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengadaan Alquran.
Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menyatakan, anggota Komisi XI Ahmadi Nur Supit dinilai pantas untuk menggantikan posisi Mekeng.
"Ini hasil rapat di internal partai untuk merotasi sejumlah anggota Banggar, salah satunya Mekeng," jelas Setya ketika dikonfirmasi, Selasa (31/7/2012).
Lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan merotasi beberapa kader Golkar yang duduk di Banggar DPR. Namun, dia tak menyebutkan apa alasan rotasi tersebut.
Dihubungi secara terpipsah, kabar rotasi Fraksi Golkar di Banggar
dibenarkan Sekretaris Fraksi Ade Komarudin. Begitu pula dengan rencana rotasi lanjutan. Namun demikian, ditegaskan keputusan resminya belum disampaikan.
Selain itu, dia juga membantah rotasi yang dilakukan terkait indikasi kasus korupsi yang dituduhkan kepada yang bersangkutan.
"Jadi ini rotasi biasa, ini enggak ada kaitan dengan kasus, tidak ada kaitan apapun sama kasus-kasus. Ini rotasi biasa aja," tukasnya.
Sebelumnya, anggota Bangar DPR dari Fraksi Golkar Zulkarnaen Djabar juga dipecat dari Banggar. Hal ini dilakukan setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengadaan Alquran.
(lns)