Pelayanan seks, gaya baru tindak penyuapan

Senin, 30 Juli 2012 - 22:24 WIB
Pelayanan seks, gaya...
Pelayanan seks, gaya baru tindak penyuapan
A A A
Sindonews.com - Saat ini, tindakan korupsi bisa dilakukan dengan berbagai cara oleh kepala daerah di Indonesia. Kali ini, dugaan penyimpangan dan juga penyelewengan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh kepala daerah itu diarahkan dengan kebutuhan seks.

Menurut Direktur Pengembangan Jaringan dan Kerja Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (PJ KAKI KPK) Sujanarko, pihaknya menemukan banyak kepala daerah yang menyelewengkan APBD untuk kepentingan pribadi. Salah satu cara pemanfaatan uang hasil penyimpangan tersebut dengan membayar jasa pemuas seks untuk diberikan kepada oknum-oknum tertentu.

"Ada beberapa yang sudah kami temukan, tapi tidak bisa saya sebutkan siapa saja kepala daerah yang melakukan itu. Tapi, beberapa daerah korupsi habis untuk main seks saja," kata Sujanarko di Jakarta, Senin (30/7/12).

Sujanarko mengatakan, cara itu digunakan untuk kepentingan orang tersebut dalam melancarkan sesuatu hal. Walaupun, tindakan tersebut memang tidak tergolong dalam tindakan korupsi atau suap dan gratifikasi, namun menurutnya, uang yang digunakan berasal dana dari APBD, maka kemungkinan KPK bisa menindaknya sebagai korupsi untuk main seks.

Sujanarko memberikan contoh di beberapa negara seperti Singapura, seseorang bisa didakwa menerima gratifikasi seks. Walaupun di Indonesia saat ini hukum tersebut belum ada, namun seharusnya itu bisa dimasukan ke dalam jeratan hukum.

"Indonesia bisa menerapkan itu, mestinya bisa. Itulah suap atau gratifikasi yang diberikan, tapi dalam bentuk lain," jelasnya.

Dia menduga, suap atau gratifikasi dengan bentuk seks itu memiliki maksud tertentu. Adapun ada cara cara hukum yang dianggap dapat dilakukan untuk membuktikannya dengan beberapa cara.

"Bisa (dengan) pengakuan, bahkan dari rekaman penyadapan bisa," tegasnya.
(azh)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved