Ical bantah ada kadernya yang ingin hijrah
Senin, 30 Juli 2012 - 20:55 WIB
Ical bantah ada kadernya yang ingin hijrah
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie membantah ada ratusan kadernya di daerah yang mengancam hijrah ke salah satu partai politik (parpol) besar, karena kecewa terhadap kepemimpinannya.
"Enggak ada itu (kader di daerah yang mau pindah), enggak ada satupun," kata pria yang akrab disapa Ical itu kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (30/7/3012).
Dia mengungkapkan, saat ini partainya memang sedang berkembang pesat, sehingga cobaan yang menerpa partainya pun semakin berat. Namun, hal itu tidak akan membuat partai berlambang pohon beringin itu tumbang, dan terpecah.
"Golkar semakin tinggi, maka pasti orang mencoba menjatuhkan pohon yang tinggi. Mereka akan meniup sekuat-kuatnya, tapi Golkar akan lentur, dia tidak akan patah, dan tidak akan tumbang," ujarnya.
Disinggung soal munculnya kabar 232 kader Golkar siap hengkang, adalah salah satu upaya pembusukan terhadap partainya, dia menegaskan hal itu hanya bisa dinilai oleh orang lain. "Ya silakan tafsirkan sendiri, enggak usah saya tafsirkan. Tapi tidak pernah," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Forum Silaturahmi DPD II Partai Golkar Muntasir Hamid mengatakan, setidaknya ada 232 pengurus DPD II Partai Golkar yang siap hijrah ke partai lain. Ke-232 pengurus ini kebanyakan menjabat sebagai Ketua, dan Sekretaris DPD II Partai Golkar di kabupaten/kota.
"Ancaman mundur ini juga terjadi di sejumlah daerah basis suara Golkar, seperti Jawa Barat, dan beberapa daerah Indonesia Timur seperti, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Papua, dan hampir di seluruh Sulawesi. Sebagian pengurus di Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa Timur juga menyatakan siap hijrah," katanya.
"Enggak ada itu (kader di daerah yang mau pindah), enggak ada satupun," kata pria yang akrab disapa Ical itu kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (30/7/3012).
Dia mengungkapkan, saat ini partainya memang sedang berkembang pesat, sehingga cobaan yang menerpa partainya pun semakin berat. Namun, hal itu tidak akan membuat partai berlambang pohon beringin itu tumbang, dan terpecah.
"Golkar semakin tinggi, maka pasti orang mencoba menjatuhkan pohon yang tinggi. Mereka akan meniup sekuat-kuatnya, tapi Golkar akan lentur, dia tidak akan patah, dan tidak akan tumbang," ujarnya.
Disinggung soal munculnya kabar 232 kader Golkar siap hengkang, adalah salah satu upaya pembusukan terhadap partainya, dia menegaskan hal itu hanya bisa dinilai oleh orang lain. "Ya silakan tafsirkan sendiri, enggak usah saya tafsirkan. Tapi tidak pernah," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Forum Silaturahmi DPD II Partai Golkar Muntasir Hamid mengatakan, setidaknya ada 232 pengurus DPD II Partai Golkar yang siap hijrah ke partai lain. Ke-232 pengurus ini kebanyakan menjabat sebagai Ketua, dan Sekretaris DPD II Partai Golkar di kabupaten/kota.
"Ancaman mundur ini juga terjadi di sejumlah daerah basis suara Golkar, seperti Jawa Barat, dan beberapa daerah Indonesia Timur seperti, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Papua, dan hampir di seluruh Sulawesi. Sebagian pengurus di Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa Timur juga menyatakan siap hijrah," katanya.
(lil)