SBY buka bersama di rumah Marzuki tanpa tempe
Rabu, 25 Juli 2012 - 22:08 WIB
SBY buka bersama di rumah Marzuki tanpa tempe
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono menghadiri buka bersama di rumah Ketua DPR RI Marzuki Ali di komplek perumahan Widya Candra.
Usai buka bersama itu, terjadi pembicaraan informal membahas tentang tempe. Namun tempe tidak termasuk dalam menu buka bersama yang disuguhkan di hadapan presiden dan wapres.
"Kebetulan enggak ada. Kan enggak ada tempenya. Kita cari-cari tempe enggak ada," ujar Marzuki usai buka bersama di kediamannya Komplek Widya Candra, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Presiden, lanjut Marzuki, mengaku prihatin soal harga tempe yang meningkat di luar dugaan. Hal ini terjadi karena Amerika lagi gagal panen.
Di saat yang bersamaan, China mengkonsumsi besar-besaran sehingga Indonesia kekurangan tempe.
"Presiden tadi menyampaikan, akan mengambil kebijakan membebaskan bea masuk kedelai, jadi bea masuk kedelai dibebaskan tapi nanti kalau sudah stabil itu dibebankan lagi nanti untuk melindungi petani kita," kata Marzuki.
Buka puasa tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh Nasional, yakni Ketua MPR Taufiq Kiemas, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua MK Mahfud MD, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan sejumlah tokoh nasional lainnya.
Usai buka bersama itu, terjadi pembicaraan informal membahas tentang tempe. Namun tempe tidak termasuk dalam menu buka bersama yang disuguhkan di hadapan presiden dan wapres.
"Kebetulan enggak ada. Kan enggak ada tempenya. Kita cari-cari tempe enggak ada," ujar Marzuki usai buka bersama di kediamannya Komplek Widya Candra, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Presiden, lanjut Marzuki, mengaku prihatin soal harga tempe yang meningkat di luar dugaan. Hal ini terjadi karena Amerika lagi gagal panen.
Di saat yang bersamaan, China mengkonsumsi besar-besaran sehingga Indonesia kekurangan tempe.
"Presiden tadi menyampaikan, akan mengambil kebijakan membebaskan bea masuk kedelai, jadi bea masuk kedelai dibebaskan tapi nanti kalau sudah stabil itu dibebankan lagi nanti untuk melindungi petani kita," kata Marzuki.
Buka puasa tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh Nasional, yakni Ketua MPR Taufiq Kiemas, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua MK Mahfud MD, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan sejumlah tokoh nasional lainnya.
(lns)