Jauhari akui ikut tandatangan pengadaan Alquran
Senin, 23 Juli 2012 - 21:10 WIB
Jauhari akui ikut tandatangan pengadaan Alquran
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama (Kemenag).
Hari ini, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Jauhari kembali diperiksa KPK. Sekira kurang lebih delapan jam Jauhari dicecar penyidik terkait kasus itu.
Keluar dari ruangan penyidik pukul 19.00 WIB, Jauhari langsung diserbu pertanyaan oleh wartawan.
“Waduh tadi pertanyaannya lumayan banyak ya. Substansinya tentang pengadaan,“ jawab Jauhari kepada wartawan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Jauhari membantah dirinya disebut terlibat. Meskipun dia mengakui ikut menandatangani surat pengadaan Alquran. “Ya pokoknya saya di sanalah, gitu ya. Insya allah saya tidak ( terlibat),“ ujarnya berharap.
Hari ini, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Jauhari kembali diperiksa KPK. Sekira kurang lebih delapan jam Jauhari dicecar penyidik terkait kasus itu.
Keluar dari ruangan penyidik pukul 19.00 WIB, Jauhari langsung diserbu pertanyaan oleh wartawan.
“Waduh tadi pertanyaannya lumayan banyak ya. Substansinya tentang pengadaan,“ jawab Jauhari kepada wartawan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Jauhari membantah dirinya disebut terlibat. Meskipun dia mengakui ikut menandatangani surat pengadaan Alquran. “Ya pokoknya saya di sanalah, gitu ya. Insya allah saya tidak ( terlibat),“ ujarnya berharap.
(lns)