Golkar yakin ZD mundur dari partai
Senin, 23 Juli 2012 - 20:50 WIB
Golkar yakin ZD mundur dari partai
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar belum akan mengambil langkah apapun terhadap Zulkarnaen Djabar yang tersangkut kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran selama status hukumnya belum jelas.
Namun, banyak pihak internal Golkar meyakini, sebelum diambil tindakan, ZD dengan sadar akan mundur dari kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu.
Keyakinan tersebut juga disampaikan Sekjen Golkar Indrus Marham. Menurutnya, dalam waktu dekat bisa dipastikan ZD akan mundur dari posisi Wakil Bendahara Umum Partai Golkar.
"Pastilah (mundur), kan sudah mundur dari Badan Anggaran (Banggar), tapi dari kepengurusan memang belum, " ujar Idrus usai acara Harlah ke-14 PKB, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012).
ZD sebagai kader, pasti paham, dan akan segera mundur. Dia pun pasti menginginkan Golkar menjadi besar. "Kalau misalkan keberadaannya mengganggu Golkar menjadi besar, itu juga pasti paham, cobalah liat, ya kita taruhan deh," ujar Idrus.
DPP Partai Golkar, lanjut Idrus tetap akan mengambil langkah tegas setelah nanti posisi hukum yang menyeret ZD lebih jelas lagi. Golkar kata Idrus tak akan melakukan tindakan apapun atas dasar desakan orang lain.
"Kami melakukan langkah karena atas kesadaran berdasarkan sistem yang ada, kalau mengambil langkah sebelum ada kejelasan status hukumnya sama saja dengan menzalimi," pungkasnya.
Namun, banyak pihak internal Golkar meyakini, sebelum diambil tindakan, ZD dengan sadar akan mundur dari kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu.
Keyakinan tersebut juga disampaikan Sekjen Golkar Indrus Marham. Menurutnya, dalam waktu dekat bisa dipastikan ZD akan mundur dari posisi Wakil Bendahara Umum Partai Golkar.
"Pastilah (mundur), kan sudah mundur dari Badan Anggaran (Banggar), tapi dari kepengurusan memang belum, " ujar Idrus usai acara Harlah ke-14 PKB, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012).
ZD sebagai kader, pasti paham, dan akan segera mundur. Dia pun pasti menginginkan Golkar menjadi besar. "Kalau misalkan keberadaannya mengganggu Golkar menjadi besar, itu juga pasti paham, cobalah liat, ya kita taruhan deh," ujar Idrus.
DPP Partai Golkar, lanjut Idrus tetap akan mengambil langkah tegas setelah nanti posisi hukum yang menyeret ZD lebih jelas lagi. Golkar kata Idrus tak akan melakukan tindakan apapun atas dasar desakan orang lain.
"Kami melakukan langkah karena atas kesadaran berdasarkan sistem yang ada, kalau mengambil langkah sebelum ada kejelasan status hukumnya sama saja dengan menzalimi," pungkasnya.
(lns)