Pemerintah jamin biaya operasional PTN tertutupi
Kamis, 19 Juli 2012 - 23:49 WIB
Pemerintah jamin biaya operasional PTN tertutupi
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menjamin seluruh biaya operasional Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan tertutupi dari uang Negara.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, besaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tiap tahunnya mencapai Rp12 Triliun. Dari angka itu Kemendikbud telah mengurai berapa alokasi dana yang dapat digunakan kembali untuk operasional PTN dan juga Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP).
"Tahun ini sebenarnya kami sudah turunkan BO PTN sebesar Rp1,5 Triliun namun masih ke PTN yang membuka jalur mandiri yang memungut biaya ke siswanya antara Rp200-300 juta," katanya di kediamannya, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, kamis (19/7/2012).
menurutnya, besaran BO PTN yang akan diterima PTN nantinya akan dibedakan melalui jumlah mahasiswa, tinggi rendahnya PNBP yang disetor, jumlah program studi dan unsur kewilayahan. "Makanya kemarin mereka terkejut. Kita tantang berapa kebutuhan mereka. Kok bisa menarik begitu banyak dari jalur mandiri, padahal mahasiswa yang diterima dari jalur mandiri itu hanya 10 sampai 15 persen, namun tarifnya lebih tinggi dari jalur lain," jelasnya.
Selain itu, Kemendikbud juga rencananya akan menetapkan biaya studi, sehingga PTN tidak perlu repot lagi menghitung kebutuhannya. Standar biaya per program studi itu akan disebarluaskan ke kampus, dan mahasiswa sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, besaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tiap tahunnya mencapai Rp12 Triliun. Dari angka itu Kemendikbud telah mengurai berapa alokasi dana yang dapat digunakan kembali untuk operasional PTN dan juga Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP).
"Tahun ini sebenarnya kami sudah turunkan BO PTN sebesar Rp1,5 Triliun namun masih ke PTN yang membuka jalur mandiri yang memungut biaya ke siswanya antara Rp200-300 juta," katanya di kediamannya, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, kamis (19/7/2012).
menurutnya, besaran BO PTN yang akan diterima PTN nantinya akan dibedakan melalui jumlah mahasiswa, tinggi rendahnya PNBP yang disetor, jumlah program studi dan unsur kewilayahan. "Makanya kemarin mereka terkejut. Kita tantang berapa kebutuhan mereka. Kok bisa menarik begitu banyak dari jalur mandiri, padahal mahasiswa yang diterima dari jalur mandiri itu hanya 10 sampai 15 persen, namun tarifnya lebih tinggi dari jalur lain," jelasnya.
Selain itu, Kemendikbud juga rencananya akan menetapkan biaya studi, sehingga PTN tidak perlu repot lagi menghitung kebutuhannya. Standar biaya per program studi itu akan disebarluaskan ke kampus, dan mahasiswa sebelum tahun ajaran baru dimulai.
(lil)