Pramono Anung belum penuhi janji ke Hari Suwandi
Selasa, 17 Juli 2012 - 14:42 WIB
Pramono Anung belum penuhi janji ke Hari Suwandi
A
A
A
Sidnonews.com - Warga korban lumpur Lapindo Brantas Hari Suwandi mengaku sudah bertemu salah satu pimpinan DPR, Pramono Anung Wibowo. Bahkan, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berjanji akan membawa ke dalam forum rapat resmi aspirasi yang disampaikan.
"Yang jelas dari pihak dewan mendesak kepada perusahaan untuk secepat mungkin menyelesaikan masalah yang ada pada korban lumpur Lapindo," ujarnya di depan Wisma Bakrie II Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
Selain itu, Pramono juga berjanji akan memfasilitasi keinginan Hari bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengadukan nasib warga Porong, Sidoarjo. Namun hingga saat ini, janji Pramono belum terpenuhi.
Sebelumnya, kepada para wartawan di DPR, Pramono mengungkapkan janjinya itu. "Kebetulan hari Kamis besok (12/7) kami ada rapat pimpinan. Saya akan fasilitasi supaya ini menjadi bagian dari pembicaraan pimpinan dan kalau perlu dimasukkan agenda ketika pimpinan melakukan konsultasi dengan Presiden," jelas Pramono, seperti dikutip dari Okezone.
Menurutnya dalam forum itulah yang bisa digunakan untuk menyampaikan apa yang dalam banyak hal tidak tersampaikan secara langsung kepada Presiden SBY. Politisi senior PDIP tersebut merasa yakin apa yang dilakukan Hari dapat mendorong yang bertanggung jawab terkait kasus lumpur Lapindo untuk bertindak.
"Apa yang dilakukan oleh Pak Hari saya yakin banyak yang mengikuti dan diharapkan ini akan memberikan pencerahan bagi siapapun yang harus bertanggung jawab terhadap persoalan ini. Karena persoalan ini sudah berlarut-larut terlalu lama," simpulnya.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu. Selain pihak DPR, dirinya juga hendak pertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Aburizal Bakrie selaku pemilik PT Lapindo Brantas.
"Yang jelas dari pihak dewan mendesak kepada perusahaan untuk secepat mungkin menyelesaikan masalah yang ada pada korban lumpur Lapindo," ujarnya di depan Wisma Bakrie II Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2012).
Selain itu, Pramono juga berjanji akan memfasilitasi keinginan Hari bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengadukan nasib warga Porong, Sidoarjo. Namun hingga saat ini, janji Pramono belum terpenuhi.
Sebelumnya, kepada para wartawan di DPR, Pramono mengungkapkan janjinya itu. "Kebetulan hari Kamis besok (12/7) kami ada rapat pimpinan. Saya akan fasilitasi supaya ini menjadi bagian dari pembicaraan pimpinan dan kalau perlu dimasukkan agenda ketika pimpinan melakukan konsultasi dengan Presiden," jelas Pramono, seperti dikutip dari Okezone.
Menurutnya dalam forum itulah yang bisa digunakan untuk menyampaikan apa yang dalam banyak hal tidak tersampaikan secara langsung kepada Presiden SBY. Politisi senior PDIP tersebut merasa yakin apa yang dilakukan Hari dapat mendorong yang bertanggung jawab terkait kasus lumpur Lapindo untuk bertindak.
"Apa yang dilakukan oleh Pak Hari saya yakin banyak yang mengikuti dan diharapkan ini akan memberikan pencerahan bagi siapapun yang harus bertanggung jawab terhadap persoalan ini. Karena persoalan ini sudah berlarut-larut terlalu lama," simpulnya.
Seperti diketahui, Hari tiba di Jakarta pada 8 Juli ini setelah 25 hari berjalan kaki dari kampung halamannya di Porong, Sidoarjo, pada 14 Juni 2012 lalu. Selain pihak DPR, dirinya juga hendak pertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Aburizal Bakrie selaku pemilik PT Lapindo Brantas.
(kur)