Demokrat dukung pemerintah bantu IMF
Selasa, 10 Juli 2012 - 12:44 WIB
Demokrat dukung pemerintah bantu IMF
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan bakal memberi bantuan pinjaman kepada Dana Moneter Internasiona (International Monetary Fund/IMF) sebesar USD1 miliar atau sekira Rp9,4 triliun.
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, sebagai negara mendekati negara maju, maka sah-sah saja bagi Indonesia jika ingin memberikan pinjaman ke IMF. Sebab, jika tak dibantu, maka bisa berdampak pada negara berkembang.
"Kalau memang kita mampu tanpa menggoyang perekonomian kita ya enggak apa-apa, toh negara maju juga membantu kita," kata Sutan saat dihubungi, Selasa (10/7/2012).
Ketua Komisi VII DPR RI ini menambahkan, sepanjang tidak mencederai pembangunan rakyat dan tidak menganggu perekonomian negara Indonesia boleh-boleh saja Indonesia memberikan pinjaman ke IMF, apalagi semua negara saling ketergantungan.
"Kalau saudara kita sedang kesusahan kenapa tidak bantu," ujarnya lagi.
Sutan mengaku tidak mau ambil pusing terkait kritikan sejumlah LSM yang menyatakan pinjaman ke IMF hanya demi kepentingan SBY dan partainya. Apalagi, selama ini LSM itu tidak pernah mengangkat keberhasilan pemerintah.
"Setiap kebijakan pemerintah selalu dikritik terus, tidak pernah ngasih jempol. Silakan mengkritik, tapi pemerintah jangan takut kritik, kita sekarang negara terpandang sejak zaman reformasi," kata dia.
Sutan mempersilakan pemerintah dikritik tapi harus punya landasan yang kuat. "Silakan saja LSM mengkritik, tapi objektif," pungkasnya.
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, sebagai negara mendekati negara maju, maka sah-sah saja bagi Indonesia jika ingin memberikan pinjaman ke IMF. Sebab, jika tak dibantu, maka bisa berdampak pada negara berkembang.
"Kalau memang kita mampu tanpa menggoyang perekonomian kita ya enggak apa-apa, toh negara maju juga membantu kita," kata Sutan saat dihubungi, Selasa (10/7/2012).
Ketua Komisi VII DPR RI ini menambahkan, sepanjang tidak mencederai pembangunan rakyat dan tidak menganggu perekonomian negara Indonesia boleh-boleh saja Indonesia memberikan pinjaman ke IMF, apalagi semua negara saling ketergantungan.
"Kalau saudara kita sedang kesusahan kenapa tidak bantu," ujarnya lagi.
Sutan mengaku tidak mau ambil pusing terkait kritikan sejumlah LSM yang menyatakan pinjaman ke IMF hanya demi kepentingan SBY dan partainya. Apalagi, selama ini LSM itu tidak pernah mengangkat keberhasilan pemerintah.
"Setiap kebijakan pemerintah selalu dikritik terus, tidak pernah ngasih jempol. Silakan mengkritik, tapi pemerintah jangan takut kritik, kita sekarang negara terpandang sejak zaman reformasi," kata dia.
Sutan mempersilakan pemerintah dikritik tapi harus punya landasan yang kuat. "Silakan saja LSM mengkritik, tapi objektif," pungkasnya.
(lns)