Halida Hatta mundur, Gerindra terpukul
Kamis, 05 Juli 2012 - 19:06 WIB
Halida Hatta mundur, Gerindra terpukul
A
A
A
Sindonews.com - Keputusan mundur diambil Halida Hatta dari kepengurusan Partai Gerindra sangat disesalkan dan disayangkan. Pasalnya, Halida yang menempati posisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah salah seorang pendiri partai.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan mengaku merasa terpukul dengan keputusan itu. "Kami merasa terpukul dan sangat menyayangkan keputusan ini. Halida Hatta adalah pendiri partai dan sejak awal berjuang untuk Partai Gerindra," ujar Fadli Zon melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (5/7/2012).
Menurut Fadli Zon, putri proklamator bangsa itu sangat berjasa bagi partai, dan selalu memberi masukan tentang platform ekonomi kerakyatan Bung Hatta.
"Sebagai putri proklamator, Halida adalah aset partai yang selalu mengingatkan cita-cita para pendiri bangsa," ungkapnya.
Kata Fadli, Halida mundur dengan alasan ingin konsentrasi di dunia kerja, selain itu untuk memenuhi permintaan keluarganya.
Halida, Imbuh Fadli Zon salah satu pencetus pendiri organisasi sayap partai. "Halida Hatta juga pendiri Perempuan Indonesia Raya (PIRA), salah satu sayap Partai Gerindra," pungkasnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan mengaku merasa terpukul dengan keputusan itu. "Kami merasa terpukul dan sangat menyayangkan keputusan ini. Halida Hatta adalah pendiri partai dan sejak awal berjuang untuk Partai Gerindra," ujar Fadli Zon melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (5/7/2012).
Menurut Fadli Zon, putri proklamator bangsa itu sangat berjasa bagi partai, dan selalu memberi masukan tentang platform ekonomi kerakyatan Bung Hatta.
"Sebagai putri proklamator, Halida adalah aset partai yang selalu mengingatkan cita-cita para pendiri bangsa," ungkapnya.
Kata Fadli, Halida mundur dengan alasan ingin konsentrasi di dunia kerja, selain itu untuk memenuhi permintaan keluarganya.
Halida, Imbuh Fadli Zon salah satu pencetus pendiri organisasi sayap partai. "Halida Hatta juga pendiri Perempuan Indonesia Raya (PIRA), salah satu sayap Partai Gerindra," pungkasnya.
(lns)