Demokrat minta kadernya saling jaga
Kamis, 05 Juli 2012 - 16:12 WIB
Demokrat minta kadernya saling jaga
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf meminta seluruh anggotanya saling menjaga agar terhindar dari kasus dugaan korupsi yang ada di DPR.
"Kita sudah mengingatkan seluruh anggota kita di Komisi VIII, fraksi juga sudah meminta anggotanya untuk saling menjaga. Karena, korupsi tidak hanya terjadi saat ini, makanya harus saling jaga dan mengingatkan," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
Dia menyebutkan, dirinya tidak mengetahui mekanisme pembagian Alquran di Komisi VIII, sehingga tidak dapat memastikan apakah anggotanya di Komisi VIII DPR ikut mendapatkan Alquran itu. "Itu tidak tahu kebijakannya seperti apa. Apakah juga diminta untuk mendistribusikan, saya tidak tahu," ujarnya.
Dia juga meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk membantu KPK dalam upaya menuntaskan kasus dugaan suap dalam pembahasan anggaran pengadaan Alquran di Kementerian Agama yang telah menjerat Zulkarnaen Djabar sebagai tersangka.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Dirut PT Karya Sinergi Alam Indonesia (KSAI) Dendi Prasetya sebagai tersangka bersama ayahnya yang juga anggota Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabar. KPK sendiri tengah menangani tiga kasus dugaan suap di Kemenag.
Dua kasus di antaranya, diduga terjadi di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, sedangkan satu kasus lainnya diduga terjadi di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
"Kita sudah mengingatkan seluruh anggota kita di Komisi VIII, fraksi juga sudah meminta anggotanya untuk saling menjaga. Karena, korupsi tidak hanya terjadi saat ini, makanya harus saling jaga dan mengingatkan," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
Dia menyebutkan, dirinya tidak mengetahui mekanisme pembagian Alquran di Komisi VIII, sehingga tidak dapat memastikan apakah anggotanya di Komisi VIII DPR ikut mendapatkan Alquran itu. "Itu tidak tahu kebijakannya seperti apa. Apakah juga diminta untuk mendistribusikan, saya tidak tahu," ujarnya.
Dia juga meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk membantu KPK dalam upaya menuntaskan kasus dugaan suap dalam pembahasan anggaran pengadaan Alquran di Kementerian Agama yang telah menjerat Zulkarnaen Djabar sebagai tersangka.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Dirut PT Karya Sinergi Alam Indonesia (KSAI) Dendi Prasetya sebagai tersangka bersama ayahnya yang juga anggota Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabar. KPK sendiri tengah menangani tiga kasus dugaan suap di Kemenag.
Dua kasus di antaranya, diduga terjadi di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, sedangkan satu kasus lainnya diduga terjadi di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
(lil)