PKS desak KPK tuntaskan korupsi pengadaan Alquran
Minggu, 01 Juli 2012 - 15:06 WIB
PKS desak KPK tuntaskan korupsi pengadaan Alquran
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zufri Luthfi Hasan Ishaaq meradang ketika menanggapi persoalan kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran yang terjadi di Kementerian Agama (Kemenag).
Apalagi dalam kasus dugaan korupsi tersebut melibatkant anggota Komisi VIII DPR yang membidangani soal Agama dari Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar. Oleh karena itu, dirinya mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menuntaskan kasus dugaan korupsi pada proyek bernilai Rp35 miliar tersebut.
"Harus tuntas Alquran jangan dibuat main-main," katanya usai kampanye Cagub Hidayat Nurwahid di Gelanggang Olahraga (GOR) Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (1/7/2012).
Pada kesempatan itu, dia juga mendesak lembaga antikorupsi tersebut untuk menjerat pihak lain yang diduga terlibat. Lanjutnya, baik pegawai biasa higga petinggi di Kemenag. Termasuk, lanjut Luthfi, pihak swasta dan langgota DPR yang diduga terlibat harus diperiksa.
"Kalau untuk korupsi jangan ada dispensasi. Kalau memang ada indikasi silakan diperiksa," tandasnya.
Apalagi dalam kasus dugaan korupsi tersebut melibatkant anggota Komisi VIII DPR yang membidangani soal Agama dari Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar. Oleh karena itu, dirinya mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menuntaskan kasus dugaan korupsi pada proyek bernilai Rp35 miliar tersebut.
"Harus tuntas Alquran jangan dibuat main-main," katanya usai kampanye Cagub Hidayat Nurwahid di Gelanggang Olahraga (GOR) Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (1/7/2012).
Pada kesempatan itu, dia juga mendesak lembaga antikorupsi tersebut untuk menjerat pihak lain yang diduga terlibat. Lanjutnya, baik pegawai biasa higga petinggi di Kemenag. Termasuk, lanjut Luthfi, pihak swasta dan langgota DPR yang diduga terlibat harus diperiksa.
"Kalau untuk korupsi jangan ada dispensasi. Kalau memang ada indikasi silakan diperiksa," tandasnya.
(kur)