Inilah kronologis penangkapan tersangka suap di Buol

Rabu, 27 Juni 2012 - 08:25 WIB
Inilah kronologis penangkapan...
Inilah kronologis penangkapan tersangka suap di Buol
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap seorang pengusaha yang dengan inisial A yang diduga melakukan tindak pidana suap di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Sindonews, penangkapan bermula dari pengintaian yang dilakukan petugas KPK sejak 25 Juni 2012 lalu. Kemudian pada 26 Juni 2012 pagi, petugas KPK melakukan koordinasi dengan Polres Buol dan Polda Sulawesi tengah untuk melakukan penangkapan terhadap A.

“KPK sudah mengirimkan dua tim untuk melakukan penangkapan sejak Senin 25 Juni 2012 lalu untuk melakukan penangkapan terhadap dua orang oknum yang diduga memberi dan menerima suap ,” jelas sumber yang enggan disebutkan namanya, di Gedung KPK Kuningan, Jakarta, Selasa 26 Juni 2012 malam.

Dia pun mengungkapkan, penangkapan A dilakukan di sekitar Jalan Buol pada pukul 7.00 WITA, dengan menghadang A yang kebetulan melintasi jalan tersebut. “Kemudian setelah ditangkap, A dibawa ke Polres Boul untuk diperiksa,“ ujarnya.

Sementara tim penyidik KPK lainnya langsung bergerak dan mencari orang dari pihak pemerintahan yang juga telah menjadi target penangkapan. Namun saat akan menuju lokasi tersangka itu, mobil yang ditumpangi penyidik KPK ditabrak oleh sebuah mobil yang ditumpangi oleh tersangka, dan langsung melarikan diri.

Setelah itu, para penyidik KPK pun langsung menyambangi rumah dari orang yang telah menjadi target operasinya. “Saat itu, keadaan rumah oknum itu cukup ramai oleh orang orang yang sudah mempersenjatai diri dengan senjata tajam. Melihat itu, penyidik KPK memutuskan untuk meninggalkan tempat itu," jelasnya.

Akhirnya, tim memutuskan untuk tidak meneruskan perburuan dan fokus kepada tersangka A yang telah ditangkap dan di bawa ke Polres Toli-Toli. Sementara informasi yang diketahui sebelumnya, A merupakan Anshori yang merupakan seorang manajer di Perusahaan kelapa sawit bernama Hardaya Inti Plantation milik pengusaha Hartati Murdaya. Sementara si penerima yakni Bupati Buol Amran Batalipu. (lil)

()
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved