Marzuki Alie sebaiknya hindari klenik

Selasa, 19 Juni 2012 - 14:13 WIB
Marzuki Alie sebaiknya...
Marzuki Alie sebaiknya hindari klenik
A A A
Sindonews.com - Tantangan sumpah pocong dilontarkan Marzuki Alie terkait tudingan suap Rp300 miliar dinilai terlalu berlebihan oleh rekannya di kalangan anggota DPR RI.

Sebaiknya, Ketua DPR RI itu tak perlu panik, dan memilih pasrah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengusut kebenaran tudingan itu.

Wakil Ketua Komisi III Nasir Djamil mengatakan, meskipun dituduh menerima uang Rp300 miliar sebaiknya Marzuki Alie tidak perlu bilang sumpah pocong, pasrahkan saja ke KPK untuk menelusuri dugaan tersebut.

"Menurut saya Pak Marzuki santai saja, kalau memang tidak menerima uang dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPIDP) seperti yang disampaikan Wa Ode Nurhayati, tidak perlu lah sampai mengatakan siap disumpah pocong," tutur Nasir saat dihubungi, Selasa (19/6/2012).

Sumpah pocong itu menurutnya tidak konstitusional dan cenderung klenik.
"Saya memahami suasana batin Pak Marzuki. Tapi sebagai Ketua DPR, sebaiknya menghindari kata-kata yang cenderung klenik," tukasnya.

Terkait kasus PPID, politikus PKS ini hanya bisa berharap agar tidak ada praktik manipulasi ataupun politisasi sehingga merugikan orang lain. "Serahkan saja semuanya kepada bukti dan fakta di persidangan," tegasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Hindari Duel, Pilot...
Hindari Duel, Pilot AS Ungkap F-22 Bisa Kalah dari Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved