Anas: Survei anjlok, kader jangan berkonflik

Senin, 18 Juni 2012 - 15:53 WIB
Anas: Survei anjlok,...
Anas: Survei anjlok, kader jangan berkonflik
A A A
Sindonews.com - Survei yang menunjukkan turunnya popularitas Partai Demokrat harus menjadi bahan evaluasi untuk terus bekerja keras. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, hasil survei harus dijadikan dasar untuk menjaga kesatuan partai, bukan malah sibuk berkonflik.

"Terus jaga soliditas dan kekompakan di internal Partai Demokrat sebagai dasar bagi kerja organisasi. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat Partai Demokrat bukan partai yang berkonflik," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (18/6/2012).

Menurutnya, Partai Demokrat tidak akan terus menjadikan survei sebagai tolok ukur keberhasilan partainya. Sebab, seluruh kader Partai Demokrat memiliki fokus untuk terus bekerja keras menaikkan tingkat elektabilitas partai.

"Survei penting, kerja politik dan banyak kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat lebih penting lagi. Masih ada waktu dan kesempatan untuk mengangkat kembali angka elektabilitas Partai Demokrat," ujarnya.

Dia mengungkapkan, Partai Demokrat akan berusaha memenangkan lebih banyak Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) untuk memperkokoh jaringan politik di daerah. "Kita akan terus meningkatkan prestasi Demokrat di kompetisi politik lokal, dan Pemilukada. Karena makin banyak kader Demokrat yang berhasil dalam Pemilukada, basis dan jaringan politik di daerah akan makin kokoh," ucapnya.

Selain itu, Partai demokrat juga akan terus mendukung kebijakan pemerintah untuk memenuhi kepuasan rakyat. Dengan begitu, diharapkan popularitas Partai Demokrat akan kembali meningkat seiring peningkatan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. (lil)

()
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
Rusia Peringatkan Jangan...
Rusia Peringatkan Jangan Uji Kesabarannya untuk Gunakan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved