Kejaksaan Agung panggil 8 saksi terkait kasus DW

Selasa, 12 Juni 2012 - 20:37 WIB
Kejaksaan Agung panggil...
Kejaksaan Agung panggil 8 saksi terkait kasus DW
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung terus mengembangkan kasus penggelapan pajak menyeret pegawai Ditjen Pajak Dhana Widyatmika (DW).

Hari ini, penyidik memanggil enam direktur berbagai perusahaan terkait kasus itu. Enam direktur tersebut antara lain berinisial E, LI, TWR, SPN, DK, dan SPM dan PWM.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman mengatakan, dari enam itu hanya tiga direktur yang bersedia datang ke Kejaksaan Agung. "Yang datang E, PMW dan SPM saja," jelasnya di Kejaksaan Agung Jakarta Selasa (12/6/2012).

Ketika disinggung mengenai kaitan ke enam orang saksi dengan kasus itu, Adi belum bersedia menjawab. “Ini kan diproses hari ini sebagai saksi. Kalau ditanyakan kaitan substansi sekarang masih diproses dan belum diketahui kaitannya di mana,“ tukasnya

Selain enam direktur itu, penyidik juga memeriksa rekan DW, Salman Maghfiroh yang juga telah ditahan sebagai tersangka dalam kasus itu. Salman kembali diperiksa untuk melengkapi berkas. Pemeriksaan itu dilakukan di ruang tahanan. Selanjutnya, Firman juga rekan DW diperiksa penyidik sebagai saksi. (lin)
()
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved