Menhan: Konflik Papua diatasi bertahap

Senin, 11 Juni 2012 - 11:40 WIB
Menhan: Konflik Papua...
Menhan: Konflik Papua diatasi bertahap
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertahanan mengakui menyelesaikan permasalahan di Papua bukanlah perkara mudah. Penyelesaian tidak bisa dilakukan dengan cara cepat, namun secara bertahap.

"Sebetulnya dengan adanya Letnan Jenderal (TNI) Bambang Darmono (Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat/UP4B)segala pendekatan ekonomi, pendekatan kesejahteraan, sudah dilakukan. Tapi tidak bisa diselesaikan dengan cara cepat, mesti bertahap," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Purnomo menjelaskan, dalam aturan otonomi khusus, pejabat pemerintahan di sana sudah diisi oleh putra Papua sendiri, mulai dari gubernur sampai bupatinya. "Pendekatan ekonomi, dan kesejahteraan sudah dilakukan, tapi tidak bisa begitu saja diselesaikan dengan cepat," terangnya.

Terkait dengan penembakan yang terjadi di Papua, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Dalam peraturan perundang-undangan, hal itu dimungkinkan. Ada ruang untuk Polri melakukan penyelidikan. Namun, tidak hanya polisi, Badan Intelijen Negara juga dilibatkan dalam penyedilikan itu.

"Sekarang sedang dipastikan siapa, diproyeksi, ini mesti hati-hati. Karena masalah Papua ini sangat sensitif sekali," terangnya. (san)
()
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved