Status quo wamen, momentum lakukan reshuffle

Kamis, 07 Juni 2012 - 12:41 WIB
Status quo wamen, momentum...
Status quo wamen, momentum lakukan reshuffle
A A A
Sindonews.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan posisi wakil menteri (wamen) status quo menjadi momentum tepat bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan perombakan posisi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.

"Perombakan kabinet sepenuhnya hak presiden. Kita percayakan itu, apakah ini dijadikan momen evaluasi karena ada wamen dan posisi Menkes (Menteri Kesehatan) yang kosong, atau apakah putusan MK akan digunakan untuk mengevaluasi dan mengisi beberapa pos di kabinet yang kosong, itu hak presiden," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Saan Mustopa di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/6/2012).

Dia menegaskan, Partai Demokrat tidak akan ikut campur dalam proses evaluasi kinerja kabinet di bawah komando SBY itu. Bahkan, partai politik (parpol) anggota Sekretariat Bersama (Setgab) koalisi pendukung Presiden SBY pun tidak akan dilibatkan dalam proses evaluasi itu.

"Itu (evaluasi kinerja menteri) adalah hak preogratif presiden. Partai anggota koalisi tidak dalam posisi ikut serta membicarakan hal itu," ungkapnya.

Terkait posisi wamen, Saan menilai, dengan dihilangkannya Pasal 10 UU nomor 39 tentag Kementerian Negara, akan semakin meluaskan ruang presiden mengangkat wamen. "MK telah mengembalikan hak presiden untuk mengangkat wamen dan tidak lagi dibatasi oleh Pasal 10 itu," tukasnya. (lil)

()
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved