Golkar klaim memiliki banyak kader presidensil
Jum'at, 04 Mei 2012 - 13:50 WIB
Golkar klaim memiliki banyak kader presidensil
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar mengklaim dirinya memiliki kader-kader yang berkompeten untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa nama tokoh dari Partai Golkar yang ikut duduk bersama dalam pemerintahan.
Namun, hal tersebut kemudian dibantah jika disamaartikan dengan telah terjadinya perpecahan dalam internal partai pimpinan Aburizal Bakrie tersebut. Menurut Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari, hal tersebut bukan berarti menjadi alasan para tokoh Golkar untuk menjadikan itu sebagai suatu masalah yang besar.
“Kemungkinan munculnya beberapa calon presiden dan wakil presiden dari Golkar yang dicalonkan oleh partai lain itu sangatlah besar. Dan hal itu bukan menunjukkan kalau Golkar tidak solid ataupun tidak menampung aspirasi internal. Hal ini lebih dinilai karena Golkar memiliki kader yang bagus dan banyak,“ ujar Thohari saat dihubungi Sindonews, Jumat (4/5/2012).
Bahkan, menurutnya, para kader Golkar memiliki kelebihan-kelebihan, sehingga menjadi lirikan banyak pihak untuk bisa mengisi posisi posisi penting. "Itu hal yang sangat wajar karena memang banyak tokoh Golkar yang 'presidensial' atau setidaknya merasa diri presidensial," tukasnya.
Thohari mencontohkan ketika Jusuf Kalla yang pernah jadi cawapres Partai Demokrat dan juga Siswono Yudohusodo yang pernah dicalonkan sebagai cawapres PAN. Oleh karena itu, dirinya menganggap dengan adanya isu JK akan maju sebagai capres pada 2014 mendatang dengan dukungan partai yang berbeda bukanlah sebagai suatu masalah yang besar.
"Soal pencalonan Pak JK dari partai lain Itu sah-sah saja. Golkar juga pasti akan siap menghadapi kenyataan itu. Dan orang Golkar enggak perlu sewot apalagi kebakaran jenggot," tegasnya. (wbs)
Namun, hal tersebut kemudian dibantah jika disamaartikan dengan telah terjadinya perpecahan dalam internal partai pimpinan Aburizal Bakrie tersebut. Menurut Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari, hal tersebut bukan berarti menjadi alasan para tokoh Golkar untuk menjadikan itu sebagai suatu masalah yang besar.
“Kemungkinan munculnya beberapa calon presiden dan wakil presiden dari Golkar yang dicalonkan oleh partai lain itu sangatlah besar. Dan hal itu bukan menunjukkan kalau Golkar tidak solid ataupun tidak menampung aspirasi internal. Hal ini lebih dinilai karena Golkar memiliki kader yang bagus dan banyak,“ ujar Thohari saat dihubungi Sindonews, Jumat (4/5/2012).
Bahkan, menurutnya, para kader Golkar memiliki kelebihan-kelebihan, sehingga menjadi lirikan banyak pihak untuk bisa mengisi posisi posisi penting. "Itu hal yang sangat wajar karena memang banyak tokoh Golkar yang 'presidensial' atau setidaknya merasa diri presidensial," tukasnya.
Thohari mencontohkan ketika Jusuf Kalla yang pernah jadi cawapres Partai Demokrat dan juga Siswono Yudohusodo yang pernah dicalonkan sebagai cawapres PAN. Oleh karena itu, dirinya menganggap dengan adanya isu JK akan maju sebagai capres pada 2014 mendatang dengan dukungan partai yang berbeda bukanlah sebagai suatu masalah yang besar.
"Soal pencalonan Pak JK dari partai lain Itu sah-sah saja. Golkar juga pasti akan siap menghadapi kenyataan itu. Dan orang Golkar enggak perlu sewot apalagi kebakaran jenggot," tegasnya. (wbs)
()