Wa Ode beberkan keterlibatan Anis Matta

Kamis, 03 Mei 2012 - 17:38 WIB
Wa Ode beberkan keterlibatan...
Wa Ode beberkan keterlibatan Anis Matta
A A A
Sindonews.com - Tersangka Wa Ode Nurhayati tak berhenti membeberkan keterlibatan Anis Matta dalam kasus suap dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID).

Kepada wartawan usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) ini kembali membongkar keterlibatan Anis dalam kasus yang kini menyeretnya itu.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, Anis telah menghapus beberapa nama daerah yang seharusnya dipilih sebagai daerah penerima dana PPID tahun 2011. Penghapusan itu terjadi ketika rumusan DPPID yang dibuat pemerintah ditolak DPR yang kemudian dibuatkan rumusan baru sendiri tanpa melibatkan pemerintah.

"Rumusan DPPID itu prosedurnya dibuat oleh pemerintah dan disepakati di rapat panitia kerja (panja) DPR secara resmi. Dalam rumusan itu sudah meghasilkan angka, nama daerah dan besaran alokasi," jelasnya usai diperiksa penyidik di kantor KPK Jalan HR Rasuna Said Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Namun, setelah dilakukan simulasi, rumusan dari pemerintah itu kemudian ditolak secara sepihak oleh panja di DPR. Kemudian, dibuatlah simulasi baru. "Simulasi baru itu dibuat hanya empat orang pimpinan Banggar yang kemudian dikuatkan oleh surat dari pak Anis Mata," tambah Wa Ode.

Kata Wa Ode, fakta tersebut cukup untuk menjadi bukti keterlibatan Anis dalam kasus itu. Soal keterlibatan Anis ini telah dia sampaikan kepada penyidik dalam pemeriksaan tadi.

Penyidik sendiri melontarkan sedikitnya 53 pertanyaan. Adapun materi pertanyaan mengait soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).(lin)
()
Berita Terkini
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved