Tiga TKI ditembak mati, Malaysia langgar HAM

Sabtu, 28 April 2012 - 14:24 WIB
Tiga TKI ditembak mati,...
Tiga TKI ditembak mati, Malaysia langgar HAM
A A A
Sindonews.com - Kasus ditembaknya tiga Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia terus menuai kecaman anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Kecaman keras kali ini datang dari anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) TB Hasanuddin.

Menurutnya, segala tindak tanduk polisi Malaysia yang menembak mati ketiga TKI harus dipertanyakan. "Kenapa tiga-tiganya ditembak sampai mati, hal itu patut diuji kebenarannya," ujar TB Hasanuddin saat dihubungi Sindonews, Sabtu (28/4/2012).

Ditambahkan dia, kalau hasil investigasi Polisi Malaysia bersalah, karena telah mengambil tindakan menembak mati, maka Malaysia harus dilaporkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kalau terbukti bersalah (polisi Malaysia), maka Pemerintah Malaysia harus bertanggung jawab dan harus dilaporkan ke PBB, Karena, telah terjadi pelanggaran HAM berat," Kata TB tegas.

Lebih lanjut, TB mempertanyakan, jika benar ke tiga TKI tersebut melakukan perlawanan kenapa tindakan yang diambil harus ditembak mati dan tidak menggunakan cara lain. Seperti melumpuhkan misalnya.

"Saya mendapat informasi, pengakuan Pemerintah Malaysia karena melawan. Kalau melawan, kenapa ditembak? Kan patut dipertanyakan. Kalau melawan dengan pisau atau dengan alat lain, kenapa harus ditembak mati, kan bisa dilumpuhkan," ungkapnya.

Seperti diketahui, tiga orang TKI dari Desa Pringgasela Selatan dan Desa Pengadangan, Lombok Timur, dipulangkan dari Malaysia dalam keadaan tak bernyawa pada 5 April 2012 lalu. Mereka dilaporkan tewas akibat tembakan. Ketiga TKI itu adalah Herman, Abdul Kadir Zailani, dan Mad Noor. (san)
()
Berita Terkini
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved