PDIP akan investigasi video mesum

Rabu, 25 April 2012 - 15:05 WIB
PDIP akan investigasi...
PDIP akan investigasi video mesum
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan melakukan investigasi mengenai beredarnya video porno yang dituding mirip kadernya, Arya Bima.

Upaya ini dilakukan, untuk mencegah adanya upaya merusak citra partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.

"Kalau mau jujur, yang pertama itu tidak dilakukan antar kader. Tapi ini dikonstruksi seolah itu antar kader. Ini akan mendorong partai untuk investigasi. Kita ingin tahu kebenarannya," ujar Politikus PDIP Pramono Anung Wibowo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Pada kesempatan itu, dia sendiri sudah melakukan konfirmasi ke pihak yang dituding mirip kadernya itu. Namun, tudingan yang beredar itu dibantah secara tegas.

"Sebelum sampai di sini saya bicara ke Bimo. Saya tanya, Bim kok badanmu berubah jadi besar? Dia bilang, Demi Allah itu bukan badan saya," tukasnya.

Wakil Ketua DPR ini mengakui bahwa pria yang berada dalam video mesum tersebut memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda dengan rekan separtainya yang dituding itu.

"Di situ kan disebut beberapa nama. Padahal kalau dilihat fisik itu enggak ada seperti Aryo Bimo. Itu kan dia kurus. Di gambar itu kan kekar," tandasnya.
()
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved