Golkar pilih metode survei tentukan capres

Selasa, 24 April 2012 - 17:57 WIB
Golkar pilih metode...
Golkar pilih metode survei tentukan capres
A A A
Sindonews.com - Partai Golkar ingin segera menentukan calon presiden dari partainya. Karena itu, partai berlambang pohon beringin ini akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar Juli mendatang.

Namun sebelumnya, Golkar akan lebih dulu menggelar survei untuk memilih nama tokoh yang layak diusung Golkar sebagai capres 2014 mendatang.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, Golkar memilih survei untuk memilih kandidat. Metode survei lebih efektif dibandingkan metode konvensi dalam menentukan 'tiket' capres dari Golkar itu. Berdasarkan pengalaman masa lalu, metode konvensi tidak efektif.

"Yang pasti itu dulu sistem konvensi dua kali enggak berhasil, bahkan terkotak-kotak, money politic-nya enggak tahan. Parah sekali, gila-gilaan. Makanya kita enggak pakai lagi," ujar Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) ini saat berada di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Hasil metode survei itu lanjutnya akan dikukuhkan dalam rapimnas. Diakuinya, metode itu tidak sesuai tradisi Golkar. Tapi harus diakui survei dirasa lebih baik dibandingkan konvensi. Selain itu, metode survei juga bukanlah sesuatu yang baru.

"Kalau lebih bagus survei, ya pakai survei, karena money politicnya (konvensi) yang engga tahan, ngajarin yang enggak benar ke bawah-bawah. Makanya enggak usah deh, udah benar sistem survei," tuturnya.(lin)
()
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Takut Dibunuh Rusia,...
Takut Dibunuh Rusia, 100.000 Tentara Ukraina Pilih Desersi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved