Demokrat ngotot proporsional terbuka

Rabu, 11 April 2012 - 17:59 WIB
Demokrat ngotot proporsional...
Demokrat ngotot proporsional terbuka
A A A
Sindonews.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan akui memiliki perbedaan pandangan dengan Partai Golkar mengenai perubahan atas Undang-undang nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu.

Namun, dia tak menyebutkan secara detil mana saja letak perbedaan tersebut. Dia tidak mengungkapkan mengenai perkembangan sikap Partai Demokrat terkait ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT), alokasi kursi maupun metode penghitungan kursi.

Materi tersebut merupakan menjadi materi krusial yang menjadi perdebatan dalam pembahasan perubahan atas undang-undang tentang Pemilu di DPR.

Syarif hanya menyebutkan pihaknya memilih sistem Pemilu proporsional terbuka. "Golkar beda kayaknya. Gak ada masalah kalau ada perbedaan karena menyangkut eksistensi parpol," tutur Syarief di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2012).

Namun demikian diakui Menteri koperasi dan UMKM ini, sistem terbuka memberi kesempatan lebih besar bagi anggota DPR yang memiliki banyak modal dan belum dapat dipastikan kualitasnya.

"Sistem rekruitmennya yang harus diperbaiki," ucapnya.
()
Berita Terkini
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Infografis
4 Manfaat Mendaki di...
4 Manfaat Mendaki di Alam Terbuka untuk Kesehatan Jiwa dan Raga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved