Anggota DPRD Riau ditangkap bersama uang Rp900 juta

Selasa, 03 April 2012 - 23:20 WIB
Anggota DPRD Riau ditangkap...
Anggota DPRD Riau ditangkap bersama uang Rp900 juta
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap tangan 7 orang anggota DPRD Riau dan 2 pegawai Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) yang diduga sedang menerima uang suap. Penangkapan tersebut dilakukan petugas KPK pada pukul 19.00 WIB.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sejumlah anggota DPRD tersebut berasal dari Komisi D DPRD Riau yang membidangi pembangunan. Kasus ini berhubungan dengan pembahasan peraturan daerah untuk persiapan penyelenggaraan PON 2012.

Berdasarkan informasi yang diberikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha, adapun ketujuh nama anggota DPRD tersebut adalah AA dari fraksi PAN, MFA dari fraksi Golkar, II dari fraksi PKS, MD dari fraksi PKB, TM dari fraksi Partai Demokrat, TA dari fraksi PDIP, serta RS dari fraksi PAN.

Sementara itu, 4 orang pihak swasta yang ditangkap adalah RS, BT, SW, dan juga D. Sedangkan dari pihak DISPORA, KPK berhasil menangkap 2 orang yakni RR, ED.

Masih menurut Priharsa dalam operasi tangkap tangan ini KPK juga menyita sejumlah uang. Belum diketahui pasti jumlah uang yang ikut disita. “Yang jelas jumlahnya di atas Rp900 juta,” kata Priharsa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Priharsa mengatakan KPK memang sudah sejak lama mengendus ada upaya suap menyuap terkait pembahasan sejumlah proyek terkait pelaksanaan PON 2012 di Riau. Khusus untuk operasi tangkap tangan ini, tim KPK berangkat beberapa hari yang lalu setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Tim berangkat beberapa hari lalu dengan jumlah sepuluh orang. Mereka menangkap MFA sekitar jam 17.00 WIB. Sejam kemudian tim kedua bergerak menangkap enam anggota DPRD di kantor mereka,” katanya.

Saat ini semua yang ditangkap sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Namun, sampai saat ini belum ada rencana kapan membawa mereka ke Jakarta.

“Belum jelas kapan mereka akan dibawa ke Jakarta. Untuk sementara mereka masih menjalani pemeriksaan di sana,” katanya.
()
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved