Bangkang, PKS belum tentu di depak
Senin, 02 April 2012 - 18:33 WIB
Bangkang, PKS belum tentu di depak
A
A
A
Sindonews.com - Kendati berbeda sikap dengan partai koalisi lainnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum tentu di depak dari koalisi.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana mengatakan, meski PKS tidak sepaham dengan pemerintah menyikapi kenaikan BBM pada sidang paripurna belum tentu dikeluarkan dari koalisi.
"Belum tentu juga (didepak), tapi tanda-tandanya bisa juga ada. Tapi bisa juga hilang tiba-tiba," tutur Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2012).
Menurut Sutan, pencopotan Menteri PKS dari kebinet Jilid II tentu menjadi hak presiden, tentu ada mekanisme yang berlaku dalam pemecatan menterinya. "Soal menteri, itu wilayah Pak SBY. Jangan spekulasilah. Ada sistem dan mekanisme di situ," terangnya.
Anggota komisi VII ini menegaskan, sampai sekarang belum ada perubahan dalam kementerian, tapi kalau cuma wacana boleh saja."Sampai detik ini tidak perubahan di kementerian. Kalau hipotesis dan wacana, apa aja mungkin," tukas Sutan Bhatoegana. (wbs)
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana mengatakan, meski PKS tidak sepaham dengan pemerintah menyikapi kenaikan BBM pada sidang paripurna belum tentu dikeluarkan dari koalisi.
"Belum tentu juga (didepak), tapi tanda-tandanya bisa juga ada. Tapi bisa juga hilang tiba-tiba," tutur Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2012).
Menurut Sutan, pencopotan Menteri PKS dari kebinet Jilid II tentu menjadi hak presiden, tentu ada mekanisme yang berlaku dalam pemecatan menterinya. "Soal menteri, itu wilayah Pak SBY. Jangan spekulasilah. Ada sistem dan mekanisme di situ," terangnya.
Anggota komisi VII ini menegaskan, sampai sekarang belum ada perubahan dalam kementerian, tapi kalau cuma wacana boleh saja."Sampai detik ini tidak perubahan di kementerian. Kalau hipotesis dan wacana, apa aja mungkin," tukas Sutan Bhatoegana. (wbs)
()